Datang ke Attaqwa, Yusril Ingatkan Soal Negara Asing dan Ancaman Kedaulatan Indonesia

Yusril Ihza Mahendra saat menjadi narasumber di Pesantren At-Taqwa, Senin (27/11/2017). Foto: Andi Sadam Husein/Gobekasi

Yusril Ihza Mahendra saat menjadi narasumber di Pesantren At-Taqwa, Senin (27/11/2017). Foto: Andi Sadam Husein/Gobekasi

PAKAR Hukum dan Tata Negara Prof Yusril Ihza Mahendra meminta segenap bangsa untuk mewaspadai kekuatan asing agar tidak terpecah belah. Hal itu dikatakannya, seusai menjadi pembicara di seminar Nasional KH. Noer Ali dan Resolusi Rakyat Bekasi 1950 yang digelar Yayasan Pendidikan Islam Attaqwa, Babelan Kabupaten Bekasi, Senin (27/11/2017).

Menurutnya saat ini perlu kehati-hatian, karena gencarnya arus gobalisasi yang berujung kapitalisme dan negara yang kuat akan menindas negara yang lemah.

“Negara-negara asing saat ini tidak ada yang senang dengan Indonesia dan senang sekali melihat bangsa Indonesia terpecah belah, untuk itu segenap bangsa harus mewaspadai kekuatan asing dari segi politik ekonomi militer dan diplomasi,” jelasnya.

Ketua Umum PBB ini melanjutkan, jatuhnya aset negara ke tangan asing menjadi ancaman yang serius, sehingga akan mengancam kedaulatan negara.

Sementara itu terkait dengan peran KH Noer Ali sebagai salah satu pahlawan nasional, Yusril menyebut perannya begitu penting dalam mempertahankan kedaulatan negara saat era penjajahan terdahulu.

“Perannya sangat besar dalam sumbangsih Negara Kesatuan Republik Indonesia dan harus menjadi teladan bagi penerus bangsa agar kesatuan negara tetap terjaga,” kata Yusril menutup. (dam/gob)



loading...

Feeds

Ilustrasi vaksin. (Foto: vaccineressitancemovement)

3 Tahap Vaksinasi Difteri

ADA beberapa tahapan agar anak-anak terhindar dari penyakit Difteri yang saat ini masuk dalam Kejadian Luar Biasa (KLB) di Jawa …