7 Lahan SD di Kabupaten Bekasi Digugat Ahli Waris

(Ilustrasi) Siswa SDN 02 Karangbahagia saat mengikuti kegiatan belajar mengajar tanpa meja dan kursi. Sekolah di Kabupaten Bekasi saat ini membutuhkan sekitar 34 ribu mebeleur. (Foto: Dokumentasi Radar Bekasi)

(Ilustrasi) Siswa SDN 02 Karangbahagia saat mengikuti kegiatan belajar mengajar tanpa meja dan kursi. Sekolah di Kabupaten Bekasi saat ini membutuhkan sekitar 34 ribu mebeleur. (Foto: Dokumentasi Radar Bekasi)

PEMERINTAH Kabupaten Bekasi digugat oleh 7 ahli waris pemilik lahan sekolah dasar. Hal itu dikatakan Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Hery Herlangga.

Lanjutnya, lahan sekolah khususnya sekolah dasar rawan digugat karena statusnya masih sertifikat wakaf dan belum bersertifikat.

“Padahal saat penyerahan lahan yang sudah digunakan oleh sekolah itu selama bertahun-tahun statusnya merupakan wakaf pemilik lahan, namun setelah sekian lama ahli waris menggugat kepemilikan tanah itu,” jelasnya beberala waktu lalu.

Sepanjang tahun 2017, ada 7 lahan sekolah dasar yang digugat oleh ahli waris, prosesnya saat ini sedang berada di pengadilan.

Ia mengakui dari 704 lahan sekolah dasar negeri di Kabupaten Bekasi banyak yang masih bersertifikat wakaf, untuk itu pensertifikatan akan dilakukan secara bertahap.

“Apabila pemerintah kabupaten bekasi kalah dalam pengadilan maka pemerintah daerah akan membayar lahan tersebut,” ucapnya.

“Sejauh ini memang banyak lahan yang belum bersertifikat dan masih bersertifikat wakaf, namun para ahli waris ada yang mengerti bahwa lahan yang digunakan itu merupakan lahan yang memang diwakafkan oleh pemilik untuk kepentingan penyelenggaraan pendidikan,” sambungnya. (dam/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …