Satu Lagi Hunian Vertikal Hadir di Kota Bekasi

Ground breaking Apartemen Sayana di Harapan Indah, Minggu (26/11/2017). (Foto: Yurizkha Aditya/GoBekasi)

Ground breaking Apartemen Sayana di Harapan Indah, Minggu (26/11/2017). (Foto: Yurizkha Aditya/GoBekasi)

PENGEMBANG properti Damai Putra Group (DPG) menghadirkan Sayana Apartments. Apartemen tersebut hadir sebagai hunian vertikal yang berlokasi di Kawasan terpadu Kota Harapan Indah (KHI), Medan Satria, Kota Bekasi. Hal ini disampaikan oleh Head Of Sales DPG, Bram Pratama.

Dirinya memaparkan proyek unggulan Sayana Apartments ini terwujud berkat kerjasama DPG dan pengembang asal Jepang yakni Nishitesu Grup dan Apartement itu sendiri merupakan Apartemen pertama di kawasan tersebut.

“Kami Mengusung tema Japanese Garden Party, dihadiri oleh banyak peminat Apartmen di Jabodetabek, terlihat banyak yang antusia dengan di bukanya apartemen kami ini,” ucapnya Minggu (26/11/2017).

Proyek Sayana Apartment rencananya akan dibangun selama kurang lebih dua setengah tahun. Akan ada 2 tower apartemen dengan total 1.500 lebih unit yang disediakan.

“Pada 2019 awal kita mulai bangun, kira-kira 2021 sudah jadi, harga yang ditawarkan mulai dari Rp290 jutaan,” ucapnya.

Pengembang kawasan hunian terpadu Kota Harapan Indah (KHI), Damai Putra Group (DPG) menggandeng pengembang asal Jepang Nishitetsu Group dalam proyek Sayana Apartment.

Kerja sama itu terjalin karena Kota Harapan Indah dinilai memiliki potensi pasar yang besar. Terlebih, saat ini, ada pembangunan jalan tol Semanan-Sunter-Pulogebang yang exit tolnya hanya berjarak 1 kilometer dari Kota Harapan Indah.

“Nishitetsu Group,merupakan pengembang properti yang cukup berpengalaman, Telah berkiprah di bisnis properti selama ratusan tahun dan banyak memberikan andil besar dalam pembangunan di negeri asalnya terutama di Daerah Fukuoka,” tuntasnya (dyt/gob)



loading...

Feeds

Ilustrasi vaksin. (Foto: vaccineressitancemovement)

3 Tahap Vaksinasi Difteri

ADA beberapa tahapan agar anak-anak terhindar dari penyakit Difteri yang saat ini masuk dalam Kejadian Luar Biasa (KLB) di Jawa …