Walikota Bekasi Pastikan Kenaikan UMK Tak Membuat Pengusaha Bergejolak

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi. (Foto: GoBekasi)

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi. (Foto: GoBekasi)

WALI Kota Bekasi Rahmat Effendi memastikan, kesepakatan besaran UMK Kota Bekasi tidak akan membuat pengusaha di Kota Bekasi bergejolak.

UMK Kota Bekasi 2018 sebesar Rp 3,91 juta.Angka itu merupakan tertinggi di Jawa Barat dan mengalahkan UMP DKI Jakarta yang hanya sebesar Rp 3,6 juta

“Karena investasi ukurannya tidak dari itu saja. Investasi dijamin kepastian hukumnya dan perlindungan hukumnya,” kata pria akrab disapa Pepen, Jumat (24/11/2017).

Penetapan UMK Kota Bekasi 2018 tersebut berdasarkan PP No 78/2015. Di mana, kenaikan ditentukan dari nilai inflasi sebesar 3,72 persen ditambah Produk Domestik Bruto 4,99 persen dan telah disepakati semua pihak.

Selain itu, ia memastikan jika buruh di wilayahnya diposisikan dalam posisi sejahtera karena adanya kenaikan UMK di tahun 2018.

“Kesejahteraan buruh memang harus diperhatikan, buruh murah kalau enggak aman maka beban ekonominya menjadi tinggi,” tandasnya. (kub/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …