Stadion Mini Multiguna Mulai Digarap

Pembangunan tribun lapangan multiguna, Bekasi Timur, Jumat (24/11/2017). (Foto M Yakub)

Pembangunan tribun lapangan multiguna, Bekasi Timur, Jumat (24/11/2017). (Foto M Yakub)

PEMERINTAH Kota Bekasi kembali memulai bangun kursi penonton di Stadion Mini Multiguna, Bekasi Timur.
Pantauan GoBekasi, yang terbangun hanya baru pondasi kursi penonton di bagian barat.
Pemkot Bekasi melalui Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) merencanakan di lokasi terbangun lapangan futsal, trek atletik lari, dan sepak bola.
Namun, saat ini baru hanya lapangan sepakbola dan jogging track saja yang dapat digunakan.
Terlihat beberapa masyarakat pun tengah menggunkan jogging track di bibir lapangan.
Sementara lapangan futsal sampai saat ini belum terbangun. Itu dikarenakan proyek yang berjalan sempat terhenti setelah sejumlah masyarakat melaporkan adanya dugaan korupsi, kolusi, dan nepotisme.
Bahkan, laporan itu sempat ditindaklanjuti oleh Kejaksaan Negeri Kota Bekasi. Beberapa orang di Disperkimtan pun sudah sempat dimintai klarifikasi.
Namun di samping itu, warga yang biasa menggunakan Stadion Mini Multiguna sebagai arena olahraga mendukung penuh pembangunan itu. Menurutnya, pembangunan harus tetap berlanjut untuk kepentingan masyarakat luas.
“Sekarang kan tahap pembangunannya sudah hampir rampung, ini sebenarnya baik. Apalagi sudah dibangunnya kursi penonton,” ujar seorang warga Robbie, saat ditemui di lokasi, Jumat (24/11/2017) kepada GoBekasi.co.id.
Karena itu, Robby meminta supaya pembanguna Stadion Mini Multiguna dipercepat agar masyarakat dapat memanfaatkan sarana olahraga itu.
“Ya saya harap dipercepat pembangunannya, karena banyak juga ya yang sudah memanfaatkan lapangan ini sebagai sarana olagraga, jogging track pun sudah bisa digunakan,” pungkasnya.
Amsor (28) warga lainnya pun berpendapat demikian. Upaya pemerintah menyulap lapangan kosong ini dianggap hal yang bagus.
“Bagus kalau memang akan dijadikan Stadion mini, jadi tidak kemungkinan akan efektif dan tidak disalah gunakan,” ujarnya.
Menurut dia, sebelumnya lapangan tersebut memang tidak mendapat perhatian dari pemerintah. Akibatnya, lokasi tetsebut banyak disalah gunakan oleh segelintir orang.
“Itu harus dirawat, jangan hanya dibangun tapi tidak di rawat, sama aja buang-buang duit rakayat,” timpal rekan Amsor, Rahmat (25). (kub/gob)


loading...

Feeds

Ilustrasi vaksin. (Foto: vaccineressitancemovement)

3 Tahap Vaksinasi Difteri

ADA beberapa tahapan agar anak-anak terhindar dari penyakit Difteri yang saat ini masuk dalam Kejadian Luar Biasa (KLB) di Jawa …