Soal Penahanan Bayi, Kadinkes Kota Bekasi Turun Tangan

Perwakilan Dinas Kesehatan menemui orang tua bayi, Selasa (21/11/2017). (Foto: Ist)

Perwakilan Dinas Kesehatan menemui orang tua bayi, Selasa (21/11/2017). (Foto: Ist)

DINAS Kesehatan Kota Bekasi memastikan tidak ada penahanan Bayi di RS Cahaya Medika. Hal tersebut setelah mereka melakukan kunjungan ke rumah sakit tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Kusnanto Saidi, mengatakan jika hal itu hanya mis komunikasi antara orangtua bayi dimana merupakam warga Kampung Bekasi Tengah RT 003 RW 07, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur.

“Kami sudah berkunjung ke RSIA Cahaya Medika, dan bertemu dengan dr. Desmon, owner sekaligus direktur, tidak ada penahanan bayi dari nyonya Lisa,” kata Kusnanto, Selasa (21/11/2017) kepada GoBekasi.co.id.

Saat ini, administrasinya pun sedang diurus oleh Dinas Kesehatan. Lisa dan bayinya dipastikan dapat pulang hari ini.

“Kita yang tanggung biayanya. Jadi bu Lisa masuk dalam pasien SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu). Pasien diijinkan pulang hari ini,” kata Kusnanto.

Sementara itu, Komisioner KPAI Kota Bekasi, Sugeng Wijaya, menyambut baik penanganan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Bekasi terhadap warganya.

“Masalah ini jadi tidak berlarut, hanya miss komunikasi saja. Dan penangan cepat ini merupakan sinergitas yang baik antara lembaga kami (KPAI) dan Pemerintah Kota Bekasi,” katanya.

Ia pun berharap agar di Kota Bekasi tidak ada pusat kesehatan yang menahan bayi jika ada masalah dalam administrasi.

“Rumah sakit tidak boleh menahan Bayi, jika ada kendala administrasi para orangtua juga sebaiknya dapat memunta bantuan oleh pemerintah, karena pemeintah sendiri sudah menyedikan fasilitas kesehatan,” tandasnya. (kub/gob)



loading...

Feeds

Ilustrasi vaksin. (Foto: vaccineressitancemovement)

3 Tahap Vaksinasi Difteri

ADA beberapa tahapan agar anak-anak terhindar dari penyakit Difteri yang saat ini masuk dalam Kejadian Luar Biasa (KLB) di Jawa …