Bupati Bekasi Dianggap Tak Becus

Meski gedung perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi sudah berdiri lebih dari 10 tahun namun belum juga memiliki IMB. Bahkan lahan yang digunakan belum disertifikasi.Foto:Raiza/Radar Bekasi

Meski gedung perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi sudah berdiri lebih dari 10 tahun namun belum juga memiliki IMB. Bahkan lahan yang digunakan belum disertifikasi.Foto:Raiza/Radar Bekasi

TOKOH masyarakat Kabupaten Bekasi Apuk Idris, menilai pembangunan di Kabupaten Bekasi tak berjalan lancar semestinya walaupun memiliki APBD hingga 5 triliun.

Menurutnya, masih banyak pembangunan yang tersendat, seperti pengerjaan jalan di Karangbahagia yang belu beres, kemudian pembangunan lain yang ia sebut masih porak-poranda.

“Kinerja Neneng gak becus. Sekarang aja baru 35 persen anggaran terserap. Anggaran 2016-2017 yang tidak terserap 1,5 triliun, apalagi sekarang, APBD belum selesai, ABT belum juga terserap. Lebih membengkak lagi,” ucapnya saat kepada awak media beberapa waktu lalu.

Ia membandingkan Kabupaten Bekasi dengan wilayah lain yang harus pergi ke pemerintah pusat agar mendapat anggaran lebih untuk daerahnya.

“Kalau daerah lain nginep berminggu-minggu di pusat untuk dapat anggaran. Kita punya anggaran tidak bisa dibelanjakan. Pemimpin apa yang begitu? Masak ngabisin uang aja gak bisa,” katanya.

Dampak atas hal tersebut, menurutnya, uang tidak berputar di Kabupaten Bekasi.

“Perputaran uang dibelanjakan ke proyek, saya yakin uang itu akan berputar di kampung kita sendiri, per kapita di Kabupaten Bekasi akan meningkat,” tutup Apuk. (dam/gob)



loading...

Feeds