Pembangunan Kantor Imigrasi Kelas II dan Lapas Kota Bekasi Dimulai

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi bersama Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Yasonna Laoly  dan jajaran meresmikan pembangunan Kantor Imigrasi Kelas II dan Lapas Kota Bekasi di samping Kelurahan Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara, Selasa (14/11/2017). Foto: Istimewa/Gobekasi

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi bersama Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Yasonna Laoly dan jajaran meresmikan pembangunan Kantor Imigrasi Kelas II dan Lapas Kota Bekasi di samping Kelurahan Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara, Selasa (14/11/2017). Foto: Istimewa/Gobekasi

PEMBANGUNAN Kantor Imigrasi Kelas II dan Lapas Kota Bekasi dimulai. Hal ini setelah Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Yasonna Laoly bersama Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi meletakkan batu pertama di samping Kantor Kelurahan Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara, Selasa (14/11/2017).

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan jika pembangunan tersebut guna memberikan rasa nyaman kepada masyarakat Kota Bekasi. Soalnya, lokasi kantor kedua lembaga tersebut sudah tidak bisa menampung pelayanan tercatat.

Kantor pelayanan imigrasi kelas II yang terletak di area Gelanggang Olahraga (GOR) Kota Bekasi setiap harinya dikunjungi sebanyak 250 sampai 350 jiwa.

Mereka mengantre pembuatan paspor maupun pelayanan mengenai pemberian dokumen perjalanan, baik dalam atau luar negeri, serta penentuan status ke imigrasian bagi orang asing, juga kebenaran bukti status kewarganegaraan.

Selain itu ruang Lembaga Permasyarakatan yang berada di Bulak Kapal, Kecamatan Bekasi Timur yang harusnya menampung para narapidana sebanyak 450-500 orang, kini tercatat hampir kurang lebih 1700 jiwa berada menumpuk di sana.

Karenanya, meski Kantor Imigrasi maupun Kantor Lapas berada di bawah naungan Kementrian Hukum dan HAM, akan tetapi kata Pepen sapaan akrabnya, semua urusan kantor tersebut ialah bagian pelayanan dari Warga Kota Bekasi.

Maka dari Pemerintah Kota Bekasi membuat MoU dengan bagian Imigrasi Kelas IIa Kota Bekasi dan Lapas Kota Bekasi untuk pembangunan gedung baru.

“Semua untuk warga Kota Bekasi terutama bagian pelayanan, agar membuat nyaman para warga agar meminimalisir ada nya pungutan liar dan membuat warga untuk mengurus sendiri dengan nyaman, itu satu bentuk proses perubahan pelayanan yang ada di Kota Bekasi” ujarnya.

Disisi lain, Pepen juga menyampaikan jika Pemerintah Kota Bekasi telah membangun beberapa fasilitas umum untuk masyarakat Kota Bekasi.

Adalah Stadion Patriot Chandrabaga, Rumah Sakit 8 lantai tiga blok, gedung pemerintah daerah dengan 10 lantai, pembangunan Puskesmas, sedang dalam proses Kantor Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota 6 lantai dengan Helipet di atasnya, Markas Komasndo Satpol PP, juga perluasan Kantor Kejaksaan Negeri Kota Bekasi.

Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly mengapresiasi atas partisipasi dan gagasan segala pembangunan. Khususnya adalah pembangunan Kantor Imigrasi dan Lapas Kota Bekasi.

“Hal seperti ini harus jadi contoh daerah lain, dan jarak waktu setahun nantinya kita bisa resmikan bersama di kantor yang sudah jadi kedepannyam,” singkat dia. (kub/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kebut 22 Raperda

DPRD Kota Bekasi tengah mengebut penyelesaian 22 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) hingga akhir tahun 2017 ini. Ketua Badan Legislatif (Banleg) …
Pembangunan tribun lapangan multiguna, Bekasi Timur, Jumat (24/11/2017). (Foto M Yakub)

Stadion Mini Multiguna Mulai Digarap

PEMERINTAH Kota Bekasi kembali memulai bangun kursi penonton di Stadion Mini Multiguna, Bekasi Timur. Pantauan GoBekasi, yang terbangun hanya baru …