Walikota Ingin UMK 2018 Lebih Tinggi Dibandingkan Jakarta dan Kabupaten Bekasi

ilustrasi uang

ilustrasi uang

UPAH Minimum Kota (UMK) Bekasi tahun 2017 akan lebih dari UMK Provinsi DKI Jakarta. Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Dinas Ketenagakerjaan Kota Bekasi, Sudirman.

Dirinya menjelaskan, sudah ada kesepakatan antara buruh, pengusaha dan pemerintah terkait dengan hal tersebut. Namun, kata dia, sampai dengan saat ini memang masih menunggu kesepakatan dari Pemprov Jawa Barat.

Sudirman menyatakan, bahwa UMK yang diusulkan oleh buruh dalam sidang pengupahan Rp4.104.286. Sementara itu, UMK yang diusulkan oleh pengusaha sebesar Rp3.915.353.

“DKI kan cuma Rp3,6 juta, kita Rp,3,9 juta. Kita juga masih di atas Kabupaten,” katanya.

Dia mengaku belum dapat memastikan kapan UMK akan ditetapkan. Pihaknya masih menunggu Surat Keputusan (SK) dari gubernur.

“Sudah mengusulkan, merekomendasikan ke gubernur untuk ditetapkan sesuai dengan hasil voting kemarin. Sudah mengusulkan, merekomendasikan ke gubernur untuk ditetapkan sesuai dengan hasil voting kemarin,” ujarnya.

Dirinya memastikan, bahwa rekomendasi tersebut sudah disampaikan ke Gubernur Jawa Barat dan sudah disepakati oleh semua pihak yang hadir.

Jumlah Upah Minimum Kota Bekasi disebut akan lebih dibanding Upah Minimum di Provinsi DKI Jakarta. Demikian hal itu disampaikan oleh Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi.

“Pokoknya di atas DKI (Daerah Khusus Ibukota Jakarta), enggak boleh kalah dengan DKI. Sudah clear (sebelum Desember),” kata pria yang akrab disapa Pepen itu.

(neo/pj/gob)



loading...

Feeds