Warga Duta Harapan Tolak Pembangunan Kios Kuliner

Warga memasang spanduk penolakan pembangunan kios di Perumahan Duta Harapan, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Bekasi Utara, Jumat (10/11/2017). Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/Gobekasi

Warga memasang spanduk penolakan pembangunan kios di Perumahan Duta Harapan, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Bekasi Utara, Jumat (10/11/2017). Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/Gobekasi

WARGA Perumahan Duta Harapan RW 011, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Bekasi Utara, menolak pembangunan kios kuliner di areal danau setempat.

Selain terkesan kumuh, keberadaan kios yang sedang dibangun pemerintah daerah setempat juga bisa mengurangi daerah resapan dan daya tampung air di sana.

Penolakan warga ditunjukan dengan pemasangan spanduk yang berisi “Warga Duta Harapan Menolak Pembangunan Kios Kuliner di Dalam Kawasan Danau”.

“Ini kan ruang terbuka hijau (RTH), sehingga nggak bisa didirikan bangunan permanen seperti kios kuliner ini,” kata tokoh masyarakat yang hanya menyebutkan inisial NS, Jumat (10/11/2017) kepada GoBekasi.co.id

NS mengatakan, 10 kios kuliner ini telah dibangun sejak sepekan terakhir. Sampai saat ini, warga setempat belum mendapat informasi adanya pembangunan itu dari pemerintah.

Warga lalu mencari informasi sendiri ke pihak kelurahan dan pekerja. Mereka kemudian terkejut begitu tahu akan didirikan 10 kios kuliner dengan bangunan permanen.

“Kita mau proyeknya dihentikan, kalau itu dari pemerintah yah harusnya ada studi dari dinas terkait,” ujarnya.

Dia menambahkan, warga sudah melaporkan hal ini ke DPRD Kota Bekasi dan Kelurahan Harapan Baru. Dia meminta, agar pembangunan dihentikan dan lahan dikembalikan seperti semula.

“Kami juga pertanyakan bagaimana persoalan Amdal (analisis dampak lingkungan) kalau ada kios di sana, sedangkan danaunya saja tidak pernah dikeruk. Ini jelas bangunan yang bisa merusak lingkungan hidup,” tandasnya. (kub/gob)



loading...

Feeds