Kebakaran Landa Gudang Limbah di Mustikajaya

Pemadam Kebakaran berusaha memadamkan api yang melahap gudang limbah di Mustikajaya, Sabtu (4/11/2017). (Foto: Ist)

Pemadam Kebakaran berusaha memadamkan api yang melahap gudang limbah di Mustikajaya, Sabtu (4/11/2017). (Foto: Ist)

GUDANG Limbah Kapas dan Plastik seluas 1.300 m2 di Kp. Babakan, Jl. Bu Sidin RT 003 RW 02, Kel. Mustikasari Kec. Mustikajaya, Kota Bekasi, terbakar, pada pukul 18:30 WIB, Sabtu (4/11/2017).

Puluhan bal limbah plastik yang telah di-press menjadi beberapa kotak dan tersusun rapih habis dimakan si jago merah yang tingginya sudah mencapai 3 meter.

10 unit mobil pemadam kebakaran, beserta petugas juga sudah berada di sekitar lokasi kejadian sambil berjibaku memadamkan si jago merah. Tingginya kobaran api menyita perhatian para pengguna jalan, hingga menyulitkan unit pemadam kebakaran untuk mencapai TKP.

Beberapa penghuni rumah dan kontrakan yang bersebelahan dengan gudang juga terlihat sudah mulai mengevakuasi barang-barangnya.

Ani (34), warga setempat yang rumahnya berdekatan dengan TKP mengaku khawatir dengan kejadian tersebut.

“Kami khawatir sepertinya apinya susah dipadamkan, isinya plastik semua,” ujarnya.

Sementara itu Menurut keterangan Ketua RW Muhammad Topik (54) bahwa Gudang tersebut sudah sekitar 2 tahun tidak beraktifitas atau tidak beroperasional.

“Gudang in tidak beroperasi selama 2 tahun dan listrik pun sudah diputus oleh pihak PLN sedangkan gudang tersebut tidak ada penunggunya dan di dalam gudang masih berisi barang-barang limbah kapas dan limbah plastik,” ucapnya. (dyt/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kebut 22 Raperda

DPRD Kota Bekasi tengah mengebut penyelesaian 22 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) hingga akhir tahun 2017 ini. Ketua Badan Legislatif (Banleg) …
Pembangunan tribun lapangan multiguna, Bekasi Timur, Jumat (24/11/2017). (Foto M Yakub)

Stadion Mini Multiguna Mulai Digarap

PEMERINTAH Kota Bekasi kembali memulai bangun kursi penonton di Stadion Mini Multiguna, Bekasi Timur. Pantauan GoBekasi, yang terbangun hanya baru …