PS TNI Kubur Mimpi Persipura Juarai Liga 1

Pertandingan PS TNI Vs Persipura pada kompetisi lanjutan Liga 1 di Stadion Patriot Candrabhaga, Sabtu (4/11/2017). Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/Gobekasi

Pertandingan PS TNI Vs Persipura pada kompetisi lanjutan Liga 1 di Stadion Patriot Candrabhaga, Sabtu (4/11/2017). Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/Gobekasi

PS TNI sukses membungkam Persipura Jayapura pada lanjutan Liga 1 pekan ke-33 di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Sabtu (4/11/2017). PS TNI menang tipis dengan skor 2-1.

Kemenangan PS TNI sekaligus mengubur mimpi Persipura untuk menjuarai Liga 1.

Total 59 poin yang dikumpulkan Boaz Solossa dan kawan-kawan sudah tak akan mungkin mengejar torehan pemuncak klasemen Bhayangkara FC.

Saat ini, Bhayangkara FC sudah kumpulkan 63 poin dan baru memainkan laga sebanyak 32 kali.

PS TNI berhasil membalikkan keadaan setelah sempat tertinggal 0-1 lewat gol pilar muda Persipura, Osvaldo Haay.

Tim asuhan Rudy Eka Priyambada itu mencetak dua gol balasan melalui Ahmad Nufian Dani dan Manahati Lestusen.

PS TNI memulai laga dengan baik dan banyak melakukan ancaman melalui upaya-upaya yang dilakukan oleh Franklin Anzite serta Elio Bruno Martins.

Franklin Anzite yang merupakan bek tengah, beberapa kali ikut naik ke kotak penalti Persipura.

Redouane Zerzouri bertindak sebagai pelayan di lini tengah dengan umpan-umpan akuratnya ke kotak penalti Persipura.

Sementara itu, Persipura lebih banyak melakukan serangan-serangan balik, teapi selalu kandas menembus pertahanan PS TNI.

Tim tamu mendapatkan peluang emas pertamanya pada menit ke-27 melalui tembakan dari dalam kotak penalti yang dilepaskan Boaz Solossa.

Kiper PS TNI, Teguh Amiruddin, masih terlalu tangguh untuk menjaga gawangnya dari kebobolan.

Tak lama setelah itu, PS TNI balik mengancam melalui peluang emas yang didapatkan Elio Martins.

Sayang, sudah berdiri bebas, Elio Martins gagal menendang bola dengan baik dan melenceng dari gawang Persipura.

Ian Kabes mencoba peruntungan dengan melepas tendangan dari luar kotak penalti, tetapi masih tipis di samping kanan gawang PS TNI pada menit ke-52.

Persipura sukses membuka keunggulan melalui sepakan Osvaldo Haay pada menit ke-61.

Osvaldo Haay sukses memanfaatkan kesalahan komunikasi antara kiper PS TNI Teguh Amiruddin dan bek Franklin Anzite dalam menyambut umpan panjang pemain Persipura.

Teguh Amiruddin gagal menyepak bola yang kemudian dicuri Osvaldo Haay.

Tuan rumah sanggup menyamakan kedudukan melalui Ahmad Nufian Dani pada menit ke-72.

Ahmad Nufian Dani sukses memanfaatkan umpan cantik dari Elio Martins yang melakukan salto di dalam kotak penalti Persipura.

Pemain pengganti PS TNI, Sansan Fauzi Husaeni, hampir membawa timnya unggul jika sundulannya di depan gawang Persipura tidak melambung pada menit ke-81.

Manahati Lestusen membawa timnya unggul 2-1 lewat gol cantiknya pada menit ke-83.

Dia sukses menyambar sapuan ceroboh bek Persipura, Mauricio Leal.

Skor 2-1 untuk kemenangan PS TNI bertahan sampai wasit Hasan Akrami meniup pluit panjang tanda pertandingan berakhir.

Pelatih Persipura, Wanderley Junior, mengungkapkan faktor kegagalan timnya meraih juara musim ini.

Wanderley mengatakan, Persipura sudah menunjukan permainan terbaiknya di Liga 1. Fokus tim berjulukan Mutiara Hitam itu untuk menyelesaikan setiap pertandingan demi mendapatkan poin sempurna.

“Tujuan utama kami sore ini seharusnya bisa meraih kemenangan melawan PS TNI agar kami masih bisa berpeluang merebut gelar juaral, tapi kami gagal mendapatkan tiga poin,” kata Wanderley usai pertandingan.

“Kami sedikit sedih tapi ini sepak bola dan kami harus menerima dengan baik. Kami harus belajar lagi untuk apa yang kurang dan kembali lagi ke Persipura demi lebih baik lagi musim depan,” sambungnya.

Wanderley memang bukan pelatih yang sejak awal membesut Persipura. Pelatih asal Brasil itu datang selepas Liestiadi mengundurkan diri di putaran pertama.

Hadirnya Wanderley memang membawa angin segar bagi Persipura lantaran Boaz Solossa dkk selalu berada di lima besar. Wanderley pun ikhlas Persipura gagal mempertahankan juara musim ini.

“Tujuan kami memang tidak tercapai tapi kami harus tetap bersyukur,” tutur Wanderley.

Terkait pertandingan melawan PS TNI, Wanderley mengatakan PS TNI bermain sangat pintar.

Persipura masih menyisahkan satu pertandingan lagi menghadapi Sriwijaya FC di Stadion Mandala, Jayapura, Minggu (12/11/2017).

Wanderley meminta kepada anak-anak asuhnya untuk melupakan kekalahan dari PS TNI.

“Kami harus maksimalkan laga terakhir di kandang untuk meraih kemenangan demi berada di papan atas,” tandasnya Wanderley.

Kekalahan dari PS TNI membuat Persipura saat ini baru memiliki 59 poin dan duduk di posisi keempat dengan menyisahkan satu pertandingan sisa.

Bahkan, Persipura rentan digusur Madura United di peringkat 6 dengan koleksi 57 angka. Bukan apa-apa, Madura United baru melakoni 31 laga sehingga peluang merangsek ke 4-besar terbuka. Bahkan, mereka juga masih punya kans untuk juara.

Poin maksimal yang dimiliki tim berjulukan Mutiara Hitam tersebut hanya 62 angka. Sementara Bhayangkara FC yang berada di puncak klasemen sudah mengumpulkan 63 poin dan menyisahkan satu pertandingan. (kub/gob)

PS TNI: Teguh Amiruddin; Ganjar Mukti, Franklin Anzite, Andy Setyo, Abduh Lestaluhu; Ahmad Nufian Dani, Redoueane Zerzouri, Manahati Lestusen, Safri Al Irfandi, Wawan Febrianto; Elio Bruno Martins.

Pelatih: Rudy Eka Priyambada

Persipura Jayapura: Yoo Jae-hoo; Yustinus Pae, Mauricio Leal, Ricardo Salampessy, Ruben Sanadi, Ian Kabes, Nelson Alom, Osvaldo Haay, Izaac Wanggai; Boaz Solossa, Marinus Wanewar.

Pelatih: Wanderley Junior



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kebut 22 Raperda

DPRD Kota Bekasi tengah mengebut penyelesaian 22 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) hingga akhir tahun 2017 ini. Ketua Badan Legislatif (Banleg) …
Pembangunan tribun lapangan multiguna, Bekasi Timur, Jumat (24/11/2017). (Foto M Yakub)

Stadion Mini Multiguna Mulai Digarap

PEMERINTAH Kota Bekasi kembali memulai bangun kursi penonton di Stadion Mini Multiguna, Bekasi Timur. Pantauan GoBekasi, yang terbangun hanya baru …