Gerindra Yakin Tidak Ada Calon Tunggal di Pilkada Kota Bekasi

Partai Gerindra

Partai Gerindra

PETA politik di Kota Bekasi hingga kini masih mencair. Pasalnya, sejumlah partai politik belum menentukan pasangan calon kepala daerah dan, beberapa di antaranya belum menentukan arah koalisi secara resmi.

Sementara pendaftaran pasangan bakal calon kepala daerah di Pilkada Kota Bekasi 2018 tinggal beberapa bulan lagi. Lantaran belum ada pasangan calon kepala daerah yang mendeklarasikan diri, muncul kabar kalau di pilkada tahun depan hanya akan diikuti pasangan calon tunggal.

Kabar tersebut langsung dibantah Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPC PDI Perjuangan (PDIP) Kota Bekasi, Nicodemus Gojang.

“Calon tunggal di pilkada? Saya pikir itu sebuah kemunduran demokrasi kalau soal adanya pihak yang mengarahkan agar terjadi seperti itu, kita lihat saja nanti,” katanya.

“Konteks PDIP jika memang hal itu terjadi, PDIP akan tetap berupaya bisa mencalonkan kadernya dalam Pilkada Kota Bekasi, kita bisa maju tanpa koalisi. Atau tentunya dengan berkoalisi dengan partai lain. Saya tidak yakin calon tunggal bisa terjadi di Pilkada Kota Bekasi,” lanjutnya.

Kabar soal munculnya pasangan calon tunggal karena sejumlah partai politik yang enggan melawan petahana Rahmat Effendi. Sebaliknya, partai politik lebih memilih merapat ke kandidat yang karib disapa Pepen tersebut.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Gerindra Kota Bekasi, Ibnu Hajar Tanjung, menganggap kurang tepat jika hanya ada pasangan calon tunggal di Pilkada Kota Bekasi 2018.

“Tidaklah, saya yakin tidak ada calon tunggal di pilkada. Kita Gerindra bisa saja buat poros baru melawan petahana,” katanya.

(sar/pj/gob)



loading...

Feeds