Usai Melahirkan di RS Fatmawati, Warga Bekasi Ini Tak Bisa Pulang

Firiani usai melahirkan di RS Fatmawati. Kini nasibnya harus 'disandera' pihak rumah sakit lantaran ia tidak bisa melunasi biaya lahiran. Kartu BPJS Kesehatan yang dimiliknya pun tak mampu memulangkan ia dan buah kasihnya yang baru saja lahir. Foti: Istimewa/Gobekasi

Firiani usai melahirkan di RS Fatmawati. Kini nasibnya harus 'disandera' pihak rumah sakit lantaran ia tidak bisa melunasi biaya lahiran. Kartu BPJS Kesehatan yang dimiliknya pun tak mampu memulangkan ia dan buah kasihnya yang baru saja lahir. Foti: Istimewa/Gobekasi

SUNGGUH ironis nasib yang dialami Warga Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Firiani. Ia bersama anaknya yang baru saja lahir tidak bisa pulang ke rumahnya. Hal itu dikarenakan ia tidak memiliki uang untuk pembayaran rumah sakit sebesar Rp12 juta di RS Fatmawati.

Saudara Firiani, Fauzi mengatakan, awalnya Firiani dibawa ke RSUD Cibitung untuk proses kelahiran anaknya. Tapi karena ada sesuatu hal dalam proses persalinan, saudaranya itu dirujuk ke RS Fathmawati.

Ia mengatakan jika rujukan itu berdasarkan pasien tercatat sebagai pengguna Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Hanya saja, saat ini Firiani belum melunasi iuaran wajib perbulan.

“Saudara saya menggunakan bpjs memang belum bayar. Namun aneh saja kenapa RSUD merujuknya ke Fatmawati, kaya di Bekasi gak ada RS yang bagus saja,” kata Fauzi, Minggu (22/10/2107).

Fauzi mengaku telah meminta bantuan ke Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi agar saudarnya tidak dirujuk ke rumah sakit di bilangan Jakarta Selatan itu.

Rupanya permohonan Fauzi tidak ditanggapi dengan alasan jika kerjasama RS Fatmawati dengan Pemkab Bekasi putus.

“Ini sungguh aneh pelayanan kesehatan bagi warga miskin di Bekasi. Kenapa kalau tidak kerjasama malah dirujuk ke RS Fatmawati,” kesalnya.

Saat ini, Fauzi bersama dengan mahasiswa dari FISIP Unisma tengah mengupayakan supaya Firiani dan ankanya bisa pulang ke rumah. Firiani dan suaminya berasal dari kelaurga tidak mampu. (kub/gob)



loading...

Feeds

GAMKI Tak Mau Terjebak Politik Praktis

GAMKI Tak Mau Terjebak Politik Praktis

DEWAN Pimpinan Pusat GAMKI Bidang Organisasi dan Kelembagaan, Dickson Siringo Ringo, menegaskan jika organisasinya tidak akan mendukung salah satu partai …
Warga melewati banjir setinggi 70 sentimeter, Selasa (21/11/2017). (Foto: Raiza/Radar Bekasi)

Air Banjir di Ciketing Udik Menghitam

SEPEKAN sudah banjir melanda warga di pemukiman Perumahan Pendidikan dan Kebudayaan (P&K), Ciketingudik, Kota Bekasi. Bukannya surut. Air di komplek …