Semen Padang dalam Keadaan Terpuruk, Teco Tanggapi Begini

Pelatih Persija Jakarta, Steffano Cugurra Teco dalam jumpa pers jelang melawan Semen Padang dalam lanjutan Liga 1 2017 di Stadion Patriot Candrabhaga, Minggu (22/10/2017) malam ini. Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/Gobekasi

Pelatih Persija Jakarta, Steffano Cugurra Teco dalam jumpa pers jelang melawan Semen Padang dalam lanjutan Liga 1 2017 di Stadion Patriot Candrabhaga, Minggu (22/10/2017) malam ini. Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/Gobekasi

PELATIH Persija Jakarta, Steffano Cugurra Teco mengaku enggan mengomentari seputar transisi pelatih Semen Padang dari Nil Maizar kepada Syafrianto Rusli yang diprediksi memberi keuntungan lebih bermain bagi timnya.

“Saya tidak mau komentar situasi di dalam tim Semen Padang. Saya tidak boleh kementari persoalan internal tim lawan,” katanya saat jumpa pers jelang menjamu Semen Padang di Stadion Patriot Candrabhaga, (22/10/2017) dalam lanjutan Liga 1 2017.

Menurut dia, Persija perlu mewaspadai kebangkitan tim tamu menyusul obsesi mereka yang ingin keluar dari jurang degradasi Liga 1 musim 2017.

Semen Padang saat ini tengah berjuang untuk lolos degradasi musim depan karena posisi mereka saat ini masih bertengger di papan 15 klasemen sementara, atau berada satu tingkat di atas zona degradasi musim 2018 dengan raih poin 29 dari 30 pertandingan.

“Semen Padang punya striker Brazil, dia pemain bagus yang banyak membuat gol. Semen Padang saat ini sedang bersemangat,” katanya.

Meski demikian, dua gelandangs erang andalannya yakni Ramdani Lestaluhu dan Sutanto Tan dipastikan akan memperkuat skuad Macan Kemayoran menghadapi tim tamu pascpemulihan cidera.

“Dua pemain ini sebelumnya cedera. Mereka lama proses pemulihannya, kita latihan fisik dan lainnya. Saya lihat mereka sudah menunjukan progres bagus. Mereka bisa bantu tim,” tandasnya. (kub/gob)



loading...

Feeds

BK Porda Jabar POBSI 2 Kubu?

BK Porda Jabar POBSI 2 Kubu?

BABAK Kualikasi (BK) Pekan Olahraga Daerah (Porda) XIII, Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indoneisa (POBSI) terpecah-pecah. Pasalnya, dalam waktu bersamaan BK …