15 Ribu Pelanggan PDAM Tirta Bhagasasi Tunggak Pembayaran

Kantor PDAM Tirta Bhagasasi yang berada di jalan KH Noer Ali Bekasi Selatan. BUMD tersebut, saat ini kepemilikannya masih milik 2 Pemkot Bekasi dan Pemkab Bekasi.

Kantor PDAM Tirta Bhagasasi yang berada di jalan KH Noer Ali Bekasi Selatan. BUMD tersebut, saat ini kepemilikannya masih milik 2 Pemkot Bekasi dan Pemkab Bekasi.

SEKITAR 15.000 pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bhagasasi menunggak pembayaran. Mereka menunggak tagihan dalam waktu yang berbeda-beda, namun mayoritas selama setahun.

“Kebanyakan jaringannya sudah diputus petugas, karena aturannya bila menunggak tagihan tiga bulan saja tidak akan mendapat pasokan air,” kata Dewan Pengawas PDAM Tirta Bhagasasi, Dadang Hidayat, Minggu (22/10/2017).

Menurut dia, sampai saat ini pihaknya masih mendata jumlah penunggak di setiap kantor cabang PDAM Tirta Bhagasasi. Karenanya, Dadang belum bisa menaksir nilai kerugian yang dialami pemerintah akibat tunggakan pembayaran tersebut.

“Inventarisir jumlah penunggak juga sebagai penilaian kami untuk melihat kinerja sumber daya manusia (SDM) di tiap cabang yang paling banyak menunggak tagihan,” kata pria yang juga menjabat sebagai Asisten Daerah III Kota Bekasi ini.

Dadang menambahkan, kebanyakan yang menunggak tagihan adalah golongan rumah tangga.

Sedangkan golongan industri, kata dia, tidak ada yang menunggak karena mereka memerlukan air untuk kelangsungan perusahaannya.

“Alasan mereka menunggak karena masalah perekonomian,” tandasnya. (kub/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …