Pelatih PSM Lebih Soroti Ini Ketimbang Laga Melawan Bhayangkara FC

Pelatih PSM Makassar Robert Rene Alberts (tengah) dan Gelandang PSM, Marc Anthony Klok (kanan) ketika konferensi pers jelang bertandang dengan Bhayangkara FC di Stadion Patriot Candrabhaga, Rabu (18/10/2017). Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/Gobekasi

Pelatih PSM Makassar Robert Rene Alberts (tengah) dan Gelandang PSM, Marc Anthony Klok (kanan) ketika konferensi pers jelang bertandang dengan Bhayangkara FC di Stadion Patriot Candrabhaga, Rabu (18/10/2017). Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/Gobekasi

PELATIH PSM Makassar, Robert Rene Alberts, tidak ingin menjawab pertanyaan wartawan mengenai persiapan timnya melawan Bhayangkara FC pada kompetisi lanjutan Liga 1 2017 putaran kedua di Stadion Patriot Candrabhaga, Kamis (19/10/2017) besok.

Malahan, Albert lebih menyoroti meninggalnya kiper Persela Lamongan Choirul Huda pascapertandingan kontra Semen Padang, Minggu (15/10/2017) sore.

Ia menilai jika itu merupakan peristiwa penting yang patut menjadi evaluasi penyelenggara terkait jaminan keamanan dan keselamatan pemain.

“Ada yang lebih penting sebelum bicara soal yang juara. Keamanan bagi pemain sepak bola menjadi sangat penting, terkait insiden Persela kemarin,” kata Alberts, Rabu (18/10/2017).

Menurut dia, perangkat keamanan kompetisi mulai dari wasit, tim medis, tim keamanan dan lainnya saat ini dituntut untuk menjalankan tugasnya secara serius guna mengantisipasi terulangnya insiden itu.

“Semua yang bertugas harus bertindak baik, jangan terjadi insiden ini lagi,” katanya.

Menurut dia, satu orang meninggal tidak akan bisa menggantikan gelar juara bagi tim manapun.

“Saya berbelasungkawa atas kepergian korban, dan berdoa yang terbaik untuk keluarganya,” katanya.

Albert juga meminta pantia penyelenggara untuk memperbaiki lagi aturan bermain bagi peserta agar ke depan sepak bola Indonesia menjadi lebih baik lagi.

Penyataan itu muncul sebagai respons dirinya atas insiden kericuhan antara Pelatih Bhayangkara Simon McMenemy dengan offisial Barito Putra, Minggu (15/10/2017) malam.

“Saya terkena sanksi untuk mengatakan hal yang menjadi kebenaran di luar sana, namun manajemen Bhayangkara tidak ada sanksi apapun saat Simon terlibat dalam insiden itu,” katanya.

Albert menyatakan kesediaannya untuk mengucapkan selamat kepada pemenang pada pertandingan besok, bila seluruh komponen pendukung pertandingan dipersiapkan secara matang dan profesional.

“Namun, dua tim terbaik akan bertanding besok. Kalau pemain lebih diperhatikan, lapangan kondisinya bagus, perangkat wasit bagus, saya bersedia ucapkan selamat kepada pemenang besok,” tandasnya.

Sebagai informasi, pada pertemuan pertama di kandang sendiri, PSM berhasil memulangkan Bhayangkara FC dengan tangan hampa. Pasukan Alberts menang dengan skor 2-1 via gol Syamsul Chaerudin dan Reinaldo Costa. (kub/gob)



loading...

Feeds

GAMKI Tak Mau Terjebak Politik Praktis

GAMKI Tak Mau Terjebak Politik Praktis

DEWAN Pimpinan Pusat GAMKI Bidang Organisasi dan Kelembagaan, Dickson Siringo Ringo, menegaskan jika organisasinya tidak akan mendukung salah satu partai …
Warga melewati banjir setinggi 70 sentimeter, Selasa (21/11/2017). (Foto: Raiza/Radar Bekasi)

Air Banjir di Ciketing Udik Menghitam

SEPEKAN sudah banjir melanda warga di pemukiman Perumahan Pendidikan dan Kebudayaan (P&K), Ciketingudik, Kota Bekasi. Bukannya surut. Air di komplek …