PABBSI Kabupaten Bekasi Keluhakan Peralatan, Padahal…

MENJELANG Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat XIII Kabupaten Bogor, Persatuan Angkat Besi, Berat dan Binaraga Seluruh Indonesia (PABBSI) Kabupaten Bekasi mulai mengeluhkan kondisi peralatan latihan.

“Kita tidak memiliki peralatan. Sudah lama saya sampaikan, hanya saja belum ada tindak lanjut,” terang pelatih angkat berat, Rochyat pada Radar Belasi (Grup Pojoksatu.id), Kamis (12/10/2017).

Lanjut Rochyat, babak kualifikasi yang akan dilaksanakan Desember 2017, memiliki beberapa ketentuan, salah satunya kelengkapan atlet saat tampil di BK, termasuk kostum yang akan dikenakan.

Sejauh ini, peralatan seperti kostum, terang Rochyat, hanya dimiliki oleh dua atlet. Salah satu diantaranya, yakni atlet angkat berat, Wagimun. Padahal PABBSI Kabupaten Bekasi berencana menerjunkan banyak atlet di BK nanti untuk mengamankan tiket Porda.

“Untuk satu set baju, bisa mencapai Rp 2 juta. Belum lagi perlengkapan lainnya, tapi bila KONI Kabupaten Bekasi bisa bantu baju saja, itu sangat membantu dan menentukan prestasi di Porda,” tambahnya.

Hingga saat ini, pihaknya coba menutupi kekurangan yang ada dengan memaksimalkan peralatan seadanya, meski menghambat jalannya latihan.

“Kalau tidak dari sekarang kapan lagi, BK tinggal satu bulan lagi dan persiapan kita hanya sebatas latihan rutin,” katanya.

Kondisi ini ditengarai akibat tidak berjalannya roda organisasi PABBSI Kabupaten Bekasi yang saat ini mengalami kekosongan kursi ketua umum.

“Kalau ditingkat pengurus sudah berjalanan, mungkin kendala ini bisa diatasi bersama. Saya sekarang sangat mengharapkan bantuan dari KONI,”tandasnya. (dan/pj/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …