Koalisi Golkar-PKS Masih Bisa Terus Berlanjut

Rahmat Effendi Diminta Waspadai KMP di Pilkada 2018

Rahmat Effendi Diminta Waspadai KMP di Pilkada 2018

SEPERTINYA Golkar dan PKS akan kembali berkoalisi pada Pilkada Kota Bekasi 2018 mendatang. Pasalnya, rekomendasi PKS yang jatuh pada Sutriyono memberi sinyal koalisi Golkar-PKS jilid II.

Rahmat Effendi pun sepertinya akan sumringah dengan keputusan PKS tersebut. Bagaimana tidak, Sutriyono dengan orang nomor satu Kota Bekasi itu dikenal sangat dekat.

Soalnya, anggota DPR RI itu merupakan sosok yang tepat menggantikan Ahmad Syaikhu yang sampai saat ini masih mendampinginya.

“Koalisi Golkar-PKS masih bisa terus berlanjut. Meski, sampai saat ini masih dinamis,” Kata Ketua Badan Pemenangan Pemilu Golkar Kota Bekasi, Maryadi, Jumat (13/10/2017).

Menurutnya, Rahmat Effendi memang masih nyaman berkoalisi dengan PKS. Dibuktikan, selama menjabat sudah banyak kemajuan yang diraih baik secara pembangunan juga prestasi.

“Koalisi PAS (Pepen-Ahmad Syaikhu) sudah membuktikan kerjasamanya dengan baik. Semua masyarakat Kota Bekasi bisa merasakannya kok,” tuturnya.

Meski demikian, hingga kini belum ada keputusan apapun mengenai koalisi juga siapa yang akan mendampingi Rahmat Effendi pada Pilkada Kota Bekasi mendatang.

“Yang jelas kita sudah punya kekuatan 25 kursi di DPRD, lewat koalisi patriot bersama partai tengah. Jika PKS resmi menyatakan koalisi. Pastinya, akan semakin kuat,” tegasnya.

“Pak Rahmat Effendi dikasih kewenangan penuh untuk memilih pasangannya pada Pilkada,” sambungnya.

Dikubu PKS, Ketua DPD PKS Kota Bekasi, Heri Koeswara belum mau berkomentar banyak.

“Senin kita umumkan soal rekomendasi. Soal koalisi kita masih terbuka dengan semua partai termasuk dengan Golkar,” ujarnya.

Apapun yang diputuskan partai, semua akan menjalani intruksi tersebut termasuk jika harus kembali berkoalisi dengan Golkar.

“Semua masih dinamis. Kita lihat saja kedepannya seperti apa. Kita masih terus melakukan komunikasi termasuk dengan Golkar,” tuturnya.

Dilain pihak, PDIP yang sebelumnya ngebet menjadi calon pendamping Rahmat Effendi tidak mau turut ambil pusing dengan kabar akan kembali berkoalisinya Golkar-PKS.

“Kita tidak mau mencampuri urusan itu. PDIP bisa mengusung kader sendiri, secara kursi kita cukup untuk mengusung pasangan calon sendiri,” Kata Ketua Bapilu PDIP Kota Bekasi, Nicodemus Godjang.

Selain itu, PDIP juga akan membangung kekuatan dengan sejumlah partai termasuk poros tengah.

“Selama belum ada pendaftaran paslon dan koalisi di KPU semua masih bisa berubah, apapun bisa terjadi di Politik,” kata dia.

Senada, Politisi PDIP Senior, Mochtar Mohamad mengungkapkan siap bertarung dengan kekuatan koalisi yang dibangun oleh petahana lewat koalisi patriotnya.

“Kita sudah susun kekuatan. Lagi pula, belum ada keputusan secara resmi soal koalisi. Partai apapun belum ada keputusan soal koalisi,” ujarnya.

Sehingga, segala kemungkinan masih bisa terjadi hingga menit akhir pendaftaran di KPU.

“Fokus penjajakan dan menjahit koalisi saja dulu. Saat ini hanya PDIP yang bisa mengusung paslon sendiri. partai lain, belum punya tiket,” tandasnya. (kub/gob)



loading...

Feeds

(Ilustrasi) Truk sampah milik DKI Jakarta yang rusak dilempar batu. (Foto: Ist)

Lagi, Truk Sampah DKI Dihujani Batu

UNTUK kesekian kalinya, truk sampah DKI Jakarta kembali diserang kelompok misterius di Jalan Raya Narogong. Namun pelemparan kaca truk sampah …