Tega, Bapak Gagahi Anak Tiri Selama 4 Tahun

Kepala Kepolisian Sektor Bekasi Selatan ungkap perkara pencabulan bapak tiri yang tega menggagahi anaknya selama 4 tahun, Jumat (13/10/2017). Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/Gobekasi

Kepala Kepolisian Sektor Bekasi Selatan ungkap perkara pencabulan bapak tiri yang tega menggagahi anaknya selama 4 tahun, Jumat (13/10/2017). Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/Gobekasi

TERGIUR dengan kemolekan tubuh anak, seorang bapak tega mengagahi anak tiri. Ironinya, aksi bejat itu sudah dilakukan sebanyak puluhan kali selama empat tahun.

Kepala Kepolisian Sektor Bekasi Selatan Komisaris Dedi Wahyudi mengatakan, tersangka adalah RS (47) warga Jalan H. Umar Kampung Ceger, Kelurahan Jakasetia, Kecamatan Bekasi Selatan.

Tersangka di angkut petugas tanpa perlawanan pada Kamis (12/10/2017) malam. Penangkapan RS dilakukan atas laporan ibu korban yang tak lain istri tersangka WT (41) ke polisi.

Kepada polisi, WT berkata bahwa anak perempuannya NS (16) yang kini bertatus sebagai siswa kelas 1 SMK, disetubuhi sang suami.

“Saat ibu korban pulang ke rumah, dia mendapati sang anak sedang disetubuhi oleh suaminya,” kata Dedi, Jumat (13/10/2017).

WT mendadak berang. Namun bukannya meminta maaf, RS malah berlari ke kamar mandi untuk menyudahi nafsu birahinya dengan beronani. Karena itu, selama ini NS tidak pernah mengalami kehamilan.

Tidak terima sang anak digagahi, WT melaporkan hal ini ke polisi. “Saat diamankan, tersangka mengakui perbuatannya,” ujar Dedi.

Menurut Dedi, tersangka telah mencabuli anak tirinya sejak NS duduk di kelas 5 SD. Namun saat itu, dia hanya meraba-raba tubuh korban saja.

Ketika korban naik kelas 6 SD, tersangka mulai menyutubuhi NS dengan mengimingi sebuah benda yang diinginkan korban.

“Tersangka memanfaatkan kepolosan korban yang masih di bawah umur untuk melakukan aksi bejatnya,” jelas Dedi.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 81 UU Nomor 35 tahun 2014, tentang perubahan atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan hukuman penjara di atas 5 tahun.  (kub/gob)



loading...

Feeds

Rapat Paripurna Penetapan APBD-P Kota Bekasi, Kamis (19/10/2017). (Foto: Muhammad Yakub/GoBekasi)

Sah! APBD-P Kota Bekasi Rp5,7 Triliun

ANGGARAN Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2017 Kota Bekasi disahkan dalam rapat paripurna, Kamis (19/10/2017). Dalam rapat tersebut DPRD …
Rekom Sutriyono Masih Bisa Dievaluasi

Rekom Sutriyono Masih Bisa Dievaluasi

REKOMENDASI Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS) terhadap anggota Komisi IV DPR RI, Sutriyono masih dapat dievaluasi. Demikian …