Akhirnya, Dana USB SMA/SMK di Kota Bekasi Segera Cair

Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu bersama jajaran Dinas Pendidikan Kota Bekais menyambangi kantor Pemerintah Provinsi Jawa Barat membahas akan kewenangan swakelola SMA/SMK Kota Bekasi, Kamis (12/10/2017). Foto: IIstimewa/Gobekasi

Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu bersama jajaran Dinas Pendidikan Kota Bekais menyambangi kantor Pemerintah Provinsi Jawa Barat membahas akan kewenangan swakelola SMA/SMK Kota Bekasi, Kamis (12/10/2017). Foto: IIstimewa/Gobekasi

WAKIL Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu, bersama dengan Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Ali Fauzie dan jajarannya menyambangi kantor Dinas Pendidikan Jawa Barat, Kamis (12/10/2017).

Kedatangan mereka guna menindaklanjuti proses pencairan dana untuk keperluan unit sekolah baru (USB) tingkat SMA/SMK di Kota Bekasi.

“Kami sudah sampaikan perihal USB tingkat SMA/SMK Kota Bekasi kepada Dinas Pendidikan Jawa Barat. Masalah itu sudah dianggarkan dan katanya akan segera cair,” kata Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu.

Syaikhu menyampaikan jika kedatangannya sekaligus meminta saran terkait aturan pemberian bantuan Dana Keuangan Khusus (DKK) pada tahun 2018 kepada siswa SMA/SMK, serta membahas proses penyerahan aset ke pihak provinsi.

Sebab menurutnya, Pemerintah Kota Beasi akan menjalankan amanah konstitusi terkait aset yang akan di serahterimakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Itu semua agar tidak timbulnya permasalah dikemudian hari.

“Lalu untuk DKK yang akan diberikan oleh Pemkot Bekasi, kepada pihak Provinsi sudah dibahas juga dan sudah ada acuannya,” ujarnya.

Kepala Dinas Provinsi Jawa Barat, Ahmad Hadadi mengapresiasikan langkag Pemerintah Kota Bekasi yang akan memnyerhterimakan DKK yang akan diberikan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Apresiasi kepada Pemerintah Kota Bekasi yang telah peduli terhadap dunia pendidikan dengan memberikan DKK kepada siswa SMA/SMK baik negeri maupun swasta. Untuk aturannya sudah ada di kami,” jelas Ahmad Hadadi.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Ali Fauzie, menyampaikan jika pihaknya terus memperjuangkan persoalan pendidikan yang selama ini terjadi di Kota Bekasi.

Hal itu lantaran akan berdampak pada nasib pada siswa yang bersekolah di USB untuk mendapatkan gedung sekolah yang layak meskipun secara pengelolaan SMAN/SMK sudah di Provinsi Jawa Barat.

“Kita perjuangkan anak-anak kita, guru dan kepala sekolah agar segera mendapatkan fasilitas yang layak. Syukurlah hari ini sudah ada titik terang,” tandasya. (kub/gob)



loading...

Feeds