BPTJ Coba Inisiasi Angkutan Feeder di Stasiun Bekasi Timur

Stasiun Bekasi Timur dari tampak depan. Kamis (21/09/2017). FOTO: Mochamad Yacub Ardiansyah /GoBekasi

Stasiun Bekasi Timur dari tampak depan. Kamis (21/09/2017). FOTO: Mochamad Yacub Ardiansyah /GoBekasi

BADAN Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), coba inisiasi penyediaan angkutan feeder di Stasiun Bekasi Timur. Nantinya, angkutan itu akan mengangkut penumpang di permukiman warga.

Kepala BPTJ, Bambang Prihartono, mengatakan jika pihaknya akan menguji coba dua angutan feeder berupa angkutan kota jenis elf sebanyak dua unit.

Menurutnya, angkuta feeder akan mengantar dan menjemput penumpang KRL ke sejumlah permukiman warga yang tidak jauh dari Stasiun Bekasi Timur.

“Kita akan adakan untuk jarak dekat saja, yang memang dekat dengan Stasiun Bekasi Timur, soalnya kalau yang jauh sudah ada angkutan perkotaan,” kata Bambang kepada GoBekasi.co.id.

Bambang mengatakan, angkutan feeder yang nyaman dan aman ke stasiun selama ini luput dari perhatian. Ia menyebutkan jumlah penumpang kereta commuter sudah tembus hingga satu juta orang setiap hari.

“Di Kota Bekasi sendiri kan sebanyak 150 ribu orang menggunkan KRL. Tak menutup kemungkinan kalau stasiun menjadi titik kemacetan,” ujar dia.

Karena itu, kata Bambang, pihaknya menginisiasi pemberlakuan feeder jarak dekat. Dengan begitu, pengguna kendaraan pribadi bisa ditekan sejak keluar dari rumah pengguna KRL.

“Secara bertahap akan kami kembangkan di setiap stasiun,” tuturnya.

Untuk mewujudkan konsep tersebut, kata Bambang, pihaknya sudah berdiskusi dengan Organisasi Angkutan Daerah (Organda) sehingga tak akan terjadi benturan ketika feeder beroperasi.

Menurut dia, Organda tidak mempersoalkannya karena tidak mengambil penumpang jarak dekat.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan pemerintah kota segera mengoperasikan Transpatriot sebagai kendaraan pengumpan untuk kereta commuter line di wilayahnya.

“Saat ini masih dalam tahap pengadaan, mungkin akhir tahun sudah bisa dioperasikan,” katanya.

Transpatriot, kata dia, merupakan angkutan perkotaan berkapasitas 30 kursi. Angkutan itu akan terintegrasi dengan angkutan lain yang keluar kota, termasuk light rail transit dan kereta commuter line di Stasiun Bekasi, Kranji, dan Bekasi Timur. (kub/gob)



loading...

Feeds

Anak Jokowi Berbagi Kisah Cintanya

Anak Jokowi Berbagi Kisah Cintanya

HARI pernikahan anak Presiden RI, Kahiyang Ayu dengan kekasihnya Bobby Nasution semakin dekat. Beberapa waktu lalu, anak kedua Presiden Jokowi …