Ada Intruksi Partai Soal Foto Jokowi, Hanura Tarik Dukungan untuk Rahmat Effendi?

Ketua DPD Hanura Jawa Barat  Fitrun memberikan bendera kepada Ketua DPC Hanura Kota Bekasi Syaherallayali, Minggu (22/1/2017). (Foto: Muhammad Yakub/GoBekasi)

Ketua DPD Hanura Jawa Barat Fitrun memberikan bendera kepada Ketua DPC Hanura Kota Bekasi Syaherallayali, Minggu (22/1/2017). (Foto: Muhammad Yakub/GoBekasi)

SEBAGAI bentuk sosialisasi dukungan, Partai Hanura akan memasang Presiden Joko Widodo(Jokowi) dalam alat peraga kampanye Pilkada 2018, termasuk Pilkada Kota Bekasi.

“Ya, DPP telah mengintruksikan kepada seluruh jajaran pengurus daerah, calon kepala daerah hingga para caleg nantinya. Untuk memasang juga foto Pak Jokowi pada setiap alat peraga kampanye,” Kata Ketua DPC Hanura Kota Bekasi, Syaherallayali, Rabu (11/10/2017).

Lanjutnya, koalisi nasional akan mencerminkan koalisi di Pilkada. Karena itu nanti akan digunakan untuk memenangkan Pilpres 2019.

“Kemungkinan koalisi ditingkat Jawa Barat dan Pilkada Kota Bekasi juga daerah lain akan sama. Karena Koalisi nasional itu mencerminkan di pilkada dan memperkuat dalam pemenangan presiden. Jadi, kami sebagai koalisi pemerintah semua atribut parpol dan spanduk partai wajib cantumkan Pak Jokowi,” katanya.

Ia menuturkan hingga saat ini, Hanura Kota Bekasi masih menunggu dinamika politik di Jawa Barat. Termasuk keputusan DPP terkait koalisi.

“Kita disini terus menjalin komunikasi dengan sejumlah partai politik. Bagaimana nanti arah koalisi dan keputusannya tunggu arahan dari DPP,” tegasnya

Ketika ditanyakan, apakah Hanura akan kembali merapat ke Petahana. Syaherallayali belum mau bicara lebih jauh.

“Kita masih lihat-lihat dulu. Masih ada banyak Waktu. Apakah kita akan kembali merapat ke Petahana atau membentuk koalisi dengan partai lain. Kita lihat saja nanti,” ujarnya.

Namun, jika mengacu pada hasil Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Hanura beberapa waktu lalu yang mengusulkan supaya calon kepala daerah dari partainya akan bertarung pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018, berkoalisi dengan partai pendukung pemerintah saat ini. ‎

“Jika mengacu dari hasil rapimnas peluang adalah berkoalisi dengan partai pendukung pemerintah,” tandasnya. (kub/gob)



loading...

Feeds