Tersangka Pembunuhan Geng Motor Masih Dibawah Umur, Diganjar Hukuman 5 Tahun

Kepala Kepolisian Sektor Bekasi Kota, Suwolo Seto (tengah) didampingi Kepala Subbagian Humas Polres Metropolitan Bekasi Kota, Komisaris Erna Ruswing (kiri) saat gelar perkara tawuran yang menewaskan anggota Geng Motor, Selasa (10/10/2017). Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/Gobekasi

Kepala Kepolisian Sektor Bekasi Kota, Suwolo Seto (tengah) didampingi Kepala Subbagian Humas Polres Metropolitan Bekasi Kota, Komisaris Erna Ruswing (kiri) saat gelar perkara tawuran yang menewaskan anggota Geng Motor, Selasa (10/10/2017). Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/Gobekasi

KEPOLISIAN Sektor Bekasi Kota, mengungkap kasus penganiaya dan pembunuhan geng motor yang hendak tawuran di Jalan I Gusti Ngurahrai, Kecamatan Bekasi Barat, pada Minggu (8/10/2017).

Korban atas nama Hudia Nezy (19) tewas ditangan warga setempat. Rupanya pelaku masih dibawah umur, adalah BOP alias Bagas (16) dan AS alias Jawir (16).

“Kita sudah kordinasi dengan pihak terkait, pelaku tetap diganjar hukuman dengan pasal 170 KUHP ancaman hukuman mencapai 5 tahun,” kata Kepala Kepolisian Sektor Bekasi Kota, Suwolo Seto, Selasa (10/10/2017).

Ia menjelaskan, jika peristiwa tersebut bermula ketika korban dengan dua rekannya melintas menggunakan sepeda motor di Jalan I Gusti Ngurahrai.

Korban melintas dengan menenteng sebuah celurit yang diduga digunakan untuk tawuran. Melihat itu, sekelompok pemuda yang merupakan warga setempat geram dan langsung menyerang tiga anggota geng motor yang dinamakannya Bekasi All Star.

“Ketika itu sekelompok pemuda yang merupakan warga setempat berjumlah 10 orang. Mereka memukuli korban, sementara dua rekan korban berhasil melarikan diri,” kata Suwolo.

Kepada penyedik, para tersangka mengaku geram dengan kehadiran geng motor diwilayahnya. Soalnya, di Jalan I Gusti Ngurahrai kerap dijadikan sebagai lokasi tawuran.

“Memang benar, anggota kami juga setiap hari selalu siaga. Namun, untuk peristiwa ini tetap kita larikan ke ranah hukum,” ujar dia.

Paska kejadian, anggota dari Kepolisia Sektor Bekasi Kota, mendatangi lokasi tempat kejadian perkara. Polisi melihat korban sudah bersimbah darah dan sejumlah senjata tajam.

“Saat ditemukan korban masih dalam kondisi bernafas, namun setelah kami bawa ke ruang IGD RSUD Kota Bekasi, dokter menyatakan kalau nyawa korban sudah tidak dapat ditolong,” tandasnya. (kub/gob)



loading...

Feeds

Rapat Paripurna Penetapan APBD-P Kota Bekasi, Kamis (19/10/2017). (Foto: Muhammad Yakub/GoBekasi)

Sah! APBD-P Kota Bekasi Rp5,7 Triliun

ANGGARAN Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2017 Kota Bekasi disahkan dalam rapat paripurna, Kamis (19/10/2017). Dalam rapat tersebut DPRD …
Rekom Sutriyono Masih Bisa Dievaluasi

Rekom Sutriyono Masih Bisa Dievaluasi

REKOMENDASI Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS) terhadap anggota Komisi IV DPR RI, Sutriyono masih dapat dievaluasi. Demikian …