Ngeri, Jalan I Gusti Ngurah Rai Kerap Dijadikan Arena Tawuran Geng Motor

Warga dan Polisi menangani peristiwa tewasnya anggota geng motor di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Minggu (8/10/2017) dini hari. Foto: Istimewa/Gobekasi

Warga dan Polisi menangani peristiwa tewasnya anggota geng motor di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Minggu (8/10/2017) dini hari. Foto: Istimewa/Gobekasi

RUPANYA, Jalan I Gusti Ngurah Rai yang berada di Kecamatan Bekasi Barat atau berbatasan dengan DKI Jakrta bagian timur kerap dijadikan arena tawuran oleh komplotan geng motor.

Hal ini disampaikan Kepala Kepolisian Sektor Bekasi Kota, Komisaris Suwolo Seto, setelah menangani satu korban tewas yang merupakan anggota geng motor ‘Bekasi All Star’ oleh warga setempat, Minggu (8/10/2017).

Korban adalah Hudia Nezy (19), sementara tersangkanya kini sudah berhasil ditangkap petugas pada Senin (9/10/2017) kemarin. Mereka berinisial BOP alias Bagas (16) dan AS alias Jawir (16).

“Ya, Jalan I Gusti Ngurah Rai memang kerap dijadikan sebagai tempat arena tawuran geng motor,” kata Suwolo, Selasa (10/10/2017).

Hanya saja, kata Suwolo, para anggota geng motor yang kerap menjadikan Jalan I Gusti Ngurah Rai sebagai arena tawuran bukanlah warga Kota Bekasi.

“Kebanyakan, mereka adalah warga diluar Kota Bekasi, seperti korban Hudia yang merupakan warga asal DKI Jakarta. Makanya setiap hari sejak pukul 00.00-02-30 WIb kita selalu lakukan operasi cipta kondisi,” kata dia.

Ia menjelaskan, jika peristiwa tersebut bermula ketika korban dengan dua rekannya melintas menggunakan sepeda motor di Jalan I Gusti Ngurahrai.

Korban melintas dengan menenteng sebuah celurit yang diduga digunakan untuk tawuran. Melihat itu, sekelompok pemuda yang merupakan warga setempat geram dan langsung menyerang tiga anggota geng motor yang dinamakannya Bekasi All Star.

“Ketika itu sekelompok pemuda yang merupakan warga setempat berjumlah 10 orang. Mereka memukuli korban, sementara dua rekan korban berhasil melarikan diri,” kata Suwolo.

Kepada penyedik, para tersangka mengaku geram dengan kehadiran geng motor diwilayahnya. Soalnya, di Jalan I Gusti Ngurah Rai kerap dijadikan sebagai lokasi tawuran.

“Memang benar, anggota kami juga setiap hari selalu siaga. Namun, untuk peristiwa ini tetap kita larikan ke ranah hukum,” ujar dia.

Paska kejadian, anggota dari Kepolisia Sektor Bekasi Kota, mendatangi lokasi tempat kejadian perkara. Polisi melihat korban sudah bersimbah darah dan sejumlah senjata tajam.

“Saat ditemukan korban masih dalam kondisi bernafas, namun setelah kami bawa ke ruang IGD RSUD Kota Bekasi, dokter menyatakan kalau nyawa korban sudah tidak dapat ditolong,” tandasnya. (kub/gob)



loading...

Feeds

Rapat Paripurna Penetapan APBD-P Kota Bekasi, Kamis (19/10/2017). (Foto: Muhammad Yakub/GoBekasi)

Sah! APBD-P Kota Bekasi Rp5,7 Triliun

ANGGARAN Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2017 Kota Bekasi disahkan dalam rapat paripurna, Kamis (19/10/2017). Dalam rapat tersebut DPRD …
Rekom Sutriyono Masih Bisa Dievaluasi

Rekom Sutriyono Masih Bisa Dievaluasi

REKOMENDASI Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS) terhadap anggota Komisi IV DPR RI, Sutriyono masih dapat dievaluasi. Demikian …