Warga Karangasih Tanam Pohon Pisang dan Pasang Spanduk ‘Pemkab Bekasi Jangan Cuex’ di Jalan KH Fudholi

Sejumlah anak-anak asik bermain di genangan air yang sengaja di blokir di Jalan KH Fhudoli, Kampung Kebon Kopi, Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Minggu (8/10). Pemblokiran jalan tersebut, akibat tak kunjung diperbaikinya saluran air (drainase) oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi. (Foto: Ist)

Sejumlah anak-anak asik bermain di genangan air yang sengaja di blokir di Jalan KH Fhudoli, Kampung Kebon Kopi, Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Minggu (8/10). Pemblokiran jalan tersebut, akibat tak kunjung diperbaikinya saluran air (drainase) oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi. (Foto: Ist)

WARGA Kampung Kebon Kopi, Desa Karang Asih Kecamatan Cikarang Utara melakukan aksi menyebar ikan lele di Jalan KH Fudholi di Desa Karang Asih Kecamatan Cikarang Utara, Minggu (8/10/2017)

Sebagai ungkapan kekecewaan, warga juga membentangkan spanduk bertuliskan ‘Pemkab Bekasi Jangan Cuex Masyarakat Butuh Infrastuktur yang layak dan Manusiawi’. Pasalnya disepanjang jalan tersebut, saluran air (drainase) sangat buruk, sehhingga air menggenangi jalan dan menyebabkan jalan rusak hingga 300 meter.

Ketua RT 01 RW 07 Desa Karang Asih, Kecamatan Cikarang Utara, Nairin mengakui, buruknya saluran air di Jalan KH Fudholi sudah terjadi sejak empat tahun karena banyak tumpukan sampah dan juga lumpur ditambah keadaan jalan lebih rendah dari drainase, sehingga air meluap ke jalan.

“Kalau musim hujan, air selalu menggenangi jalan, dan ini sudah terjadi cukup lama,” beber Nairin.

Lanjutnya, akses Jalan KH Fudholi menuju ke SMAN 1 Cikarang sengaja ditutup warga hingga ada pihak dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi yang mau memperbaiki jalan tersebut. Pasalnya, warga sudah mengajukan ke Musrenbang Desa, tapi tidak pernah ada respon dan terealisasi.

“Terakhir, karang taruna dengan masyarakat membersihkan drainase hingga ke depan perempatan SMA I Cikarang, dan Alhamdulillah sempat lancar, namun karena drainase nya buruk, air meluap lagi pas hujan,” terangnya.

Menurut Nairin, Pemkab Bekasi sudah mengetahui buruknya drainase di Jalan KH Fudholi, karena beberapa waktu lalu, Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin sempat melihat warga sedang kerja bakti untuk membersihkan drainanse.

“Waktu kerja bakti, Bupati sempat berhenti dan kasih uang ke warga Rp250 ribu, dan wakil Bupati Bekasi, Eka juga tahu karena sering lewat sini,” ujarnya.

Ia berharap, Pemkab Bekasi secepatnya untuk memperbaiki drainase dan jalan itu, karena sudah masuk musim penghujan. Warga khawatir, bila tidak diperbaiki air malah mengenangi rumah warga.

“Pengennya secepatnya dan jangan dibiarkan rusak seperti ini terus,” imbuhnya. (dan/pj/gob)



loading...

Feeds