SMPN 18 Bekasi Dongkrak Minat Baca Lewat GLS

Sisw SMPN 18 Bekasi tengah membaca. (Foto: Ist)

Sisw SMPN 18 Bekasi tengah membaca. (Foto: Ist)

DALAM rangka Gerakan Literasi Sekolah (GLS), SMPN 18 Kota Bekasi memberlakukan 10 menit wajib membaca kepada seluruh siswa-siswi.

Kendati demikian, meski GLS sudah berjalan hampir satu tahun di SMPN 18 Kota Bekasi, namun hal tersebut tidak mempengaruhi efektivitas keberadaan Perpustakaan di sekolah.Hal tersebut seperti yang disampaikan oleh Pembina Osis SMPN 18 Kota Bekasi M. Iqbal.

Pasalnya, hingga hari ini, pengunjung Perpustakaan disekolah masih terbilang minim. Bahkan, minat anak-anak untuk berkunjung ke Perpustakaan masih lemah.Bahkan, dampak dari adanya penerapan GLS dilingkungan SMPN 18 Kota Bekasi pun belum terlalu signifikan dan belum terlihat maksimal terhadap anak-anak.

“Meski ada GLS, efektivitas Perpustakaan masih minim dan belum ada peningkatan. Karna memang untuk membangun budaya baca itu sulit ya. Apalagi dengan adanya gadget, anak-anak lebih suka melihat gadget daripada membaca buku,” paparnya Senin (9/10/2017).

Dirinya mengatakan, sejak dicanangkannya program GLS pada Agustus 2016 lalu, SMPN 18 Kota Bekasi mulai menerapkan 10 menit wajib baca kepada siswa-siswi yang dilakukan sebelum dimulainya kegiatan belajar mengajar (KBM).

“Awalnya, sebelum mulai KBM, kita selalu tadarus Quran selama 10 menit. Tapi sejak adanya program GLS, kita tambah 10 menit untuk wajib baca buku non pelajaran kepada anak-anak,” ujarnya.

Sejak diberlakukannya kebiasaan wajib membaca 10 menit, siswa-siswi SMPN 18 Kota Bekasi pun diperbolehkan untuk membawa buku selain buku pelajaran ke lingkungan sekolah. Namun tetap ada ketentuan dari pihak sekolah terkait buku apa saja yang boleh dibawa dan dibaca oleh mereka.

“Kecuali buku komik yang tidak boleh dibawa ke sekolah karena itu tidak mendidik ya. Selain itu, buku sejenis novel dan lainnya boleh dibawa dan dibaca di sekolah,” tuntasnya (Adv/Dyt/gob)

 



loading...

Feeds

Rapat Paripurna Penetapan APBD-P Kota Bekasi, Kamis (19/10/2017). (Foto: Muhammad Yakub/GoBekasi)

Sah! APBD-P Kota Bekasi Rp5,7 Triliun

ANGGARAN Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2017 Kota Bekasi disahkan dalam rapat paripurna, Kamis (19/10/2017). Dalam rapat tersebut DPRD …
Rekom Sutriyono Masih Bisa Dievaluasi

Rekom Sutriyono Masih Bisa Dievaluasi

REKOMENDASI Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS) terhadap anggota Komisi IV DPR RI, Sutriyono masih dapat dievaluasi. Demikian …