Perbaikan Lapangan SDN Pejuang II dan IV Kota Bekasi Terhenti karena Anggaran

Kondisi perbaikan infrastruktur lapangan SDN Pejuang II yang terhenti karena faktor anggaran, Senin (9/10/2017). Foto: Yurizka Aditya/Gobekasi

Kondisi perbaikan infrastruktur lapangan SDN Pejuang II yang terhenti karena faktor anggaran, Senin (9/10/2017). Foto: Yurizka Aditya/Gobekasi

PERBAIKAN lapangan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pejuang II dan IV Kota Bekasi terhenti karena anggaran.

Kepala SDN Pejuang II, N Nurmanih, mengaku jika sebelumnya pembangunan tersebut dinisiasi oleh komite dan pihak sekolah.

Bahkan, kata dia, pihak sekolah sempat melibatkan wali murid dan pihak RT/RW untuk memperlancar pembangunan infrastruktur lapangan.

“Mereka semua sepakat kami mintai bantuan, sampai berhasil pengumpulan dananya,” kata Nurmanih, Senin (9/10/2017).

Namun sayang, upaya sekolah dengan melibatkan wali murid tidak berjalan mulus sesuai harapan. Soalnya, anggaran hasil swadaya tidak mencukupi kebutuhan material bangunan.

Nurnainih mengungkapkan jika pembangunan itu berlangsung pada tahun ajaran baru 2017. Sekarang, proses perbaikaan baru mencapai 50 persen.

Meski demikian, kondisi tersebut tidak menghalangi para murid untuk tetap beraktivitas dilingkungan sekolah.

Nurnainih juga mengungkapkan, jika pihaknya sudah mengajukan permohonan kepada Dinas Pendidikan Kota Bekasi untuk bantuan pembangunan dan renovasi fisik SDN Pejuang II.

“Saya sudah coba pengajuan proposal untuk empat item, diantaranya pengurugan lapangan, renovasi tiga ruang kelas, perbaikan pagar sekolah, dan perbaikan saluran air. Tapi pengajuan tersebut baru akan dimasukkan dalam anggaran 2018 mendatang,” tuntasnya. (adv/dyt/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …