Masyarakat Kota Bekasi Antusias Gunakan KRL Menuju Cikarang

Masyarakat pengguna KLR di Bekasi Timur hendak menuju Stasiun Cikarang, Senin (9/10/2017). Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/Gobekasi

Masyarakat pengguna KLR di Bekasi Timur hendak menuju Stasiun Cikarang, Senin (9/10/2017). Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/Gobekasi

PENGOPERASIAN Kereta Rel Listrik (KRL) Lintas Bekasi-Cikarang berjalan lancar setelah diresmikan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya pada, Sabtu (7/10/2017) kemarin lusa.

Pada hari ini, Senin (9/10/2017) merupakan hari pertama masyarakat Kota Bekasi bekerja menggunakan KRL dari Kota Bekasi menuju Cikarang. Pantauan Gobekasi sekira pukul 10.30 perjalan ke-4 KRL menuju Cikarang tampak ramai.

Masyarakat Kota Bekasi Antusias Gunakan KRL Menuju Cikarang

Masyarakat pengguna KLR di Bekasi Timur hendak menuju Stasiun Cikarang, Senin (9/10/2017). Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/Gobekasi

Karena itu, tidak bisa ditampik jika pengoperasian KRL Lintas Bekasi-Cikarang oleh Dirjen Perkeretaapian banyak yang merespon positif.

Devita (23) yang mengaku warga Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, mengaku jika Kementerian Perhubungan memfasilitasi KRL Lintas Bekasi-Cikarang adalah langkah yang tepat.

“Saya setiap hari kekawasan industri (Cikarang) naik motor, sekarang cuma diantar sama orang tua ke Stasiun Bekasi Timur, udah engga ada gangguan macet lagi ya,” kata Devita, Senin (9/10/2017) kepada GoBekasi.co.id.

Ia mngatakan jika kemacetan yang terjadi saat ini adalah rintangan besar dan memang wajib diatasi oleh pemerintah pusat dan daerah. Soalnya, kata dia, kemacetan yang ada saat ini tidak saja berada di jalur protokol.

“Tapi juga jalan-jalan biasa (arteri) dan sampai ke permukiman warga. Contohnya di Kalimalang, itu sudah padat, juga jalaur utama, banyak kendaraan besar juga,” ujar dia.

Ditempat yang sama, Usni (32) menambahkan jika kemacetan di Bekasi memang sudah tidak dapat diatasi. Soalnya, pembangunan yang cepat menimbulkan dampak negatif kepada masyarakat.

“Ya solusinya hanya satu, dengan menambahkan kereta api. Soalnya kan banyak sudah yang menggunakan kendaraan pribadi, sampai anak sekolah saja sekarang sudah diperbolehkan memakai kendaraan pribadi,” ujarnya.

Oleh karenanya, ia juga berharap agar pemerintah kota dan kabupaten Bekasi dapat menjaga kenyamanan yang ada.

PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) sendiri mencatat volume pengguna KRL lintas Bekasi Timur hingga Cikarang, pada hari pertama operasi, Minggu (8/10/2017), mencapai 13 ribu orang.

Menurut catatan PT KCI, di Stasiun Bekasi Timur, Tambun, dan Cibitung mencapai lebih dari 5.000 pengguna, sementara di Stasiun Cikarang jumlahnya mencapai lebih dari 8.000 pengguna pada hari pertama beroperasinya KRL Lintas Cikarang. (kub/gob) 



loading...

Feeds