KRL Lintas Bekasi-Cikarang Diresmikan, Wali Kota: Terimakasih Pak Menhub

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi saat memberikan sambutan dalam peresmian KRL Lintas Bekasi-Cikarang dan Stasiun Bekasi Timur, Sabtu (7/10/2017). Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/Gobekasi

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi saat memberikan sambutan dalam peresmian KRL Lintas Bekasi-Cikarang dan Stasiun Bekasi Timur, Sabtu (7/10/2017). Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/Gobekasi

KERETA Rel Listrik (KRL) Bekasi-Cikarang resmi beroperasi paska diresmikan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, didampngi Plt Dirjen Perkeretaapian, Umiyatun Hayati, dan Wakil Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Kozo Honsei, Sabtu (7/10/2017).

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi yang turut menyaksikan peresmian KRL lintas Bekasi-Cikarang dan Stasiun Bekasi Timur itu menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kementerian Perhubungan.

“Saya atas nama Pemkot Bekasi mengucapkan terima kasih buat Kemenhub karena mempersembahkan sarana transportasi yang mudah-mudahan menjadi solusi kemacetan di Bekasi dan Jakarta,” katanya dalam sambutan.

Soalnya, ada 150 ribu warga Kota Bekasi aktif pengguna KRL menuju DKI Jakarta setiap harinya. Karena itu, wajar jika warga Bekasi mendapatkan transportasi massal tersebut.

Pemerintah Kota Bekasi sendiri, kata Pepen sapaan akrabnya,tidak akan lepas tangan setelah Stasiun Bekasi Timur resmi beroperasional. Permintaan Menhub Budi Karya Sumadi untuk menunjang operasional stasiun pun akan diindahkan olehnya.

Dalam sambutan sebelum meresmikan Stasiun Bekasi Timur, Menhub Budi Karya meminta kerja sama Pemkot Bekasi untuk menyediakan feeder ke stasiun tersebut.

“Karena ini dekat Terminal Bekasi, jaraknya hanya 300 meter. Sesuai permintaan Pak Menhub, kami juga sudah menyediakan feeder-nya yang akan beroperasi mulai November,” tandasnya.

Sebagai informasi, ada empat stasiun yang bakal dilintasi KRL Bekasi-Cikarang. Adalah Stasiun Bekasi Timur, Stasiun Tambun, Stasiun Cibitung, dan Stasiun Cikarang.

Pengoperasian KRL lintas Bekasi-Cikarang adalah lintas pelayanan baru sepanjang 16,74 kilometer yang dapat ditempuh dalam waktu sekira 21 menit.

Frekuensi perjalanan kereta dijadwalkan sebanyak 32 KA per hari dengan titik keberangkatan KRL pertama dari Stasiun Bekasi adalah pukul 05.05 WIB, sedangkan kedatangan KRL terakhir di Stasiun Cikarang adalah pukul 23.45 WIB.

Untuk menjamin kenyamanan dan keselamatan pengguna jasa KRL selama transisi naik dan turun penumpang, Stasiun Bekasi Timur dan Stasiun Cibitung telah dilengkapi dengan fasilitas penunjang.

Penunjang itu antara lain, lahan parkir berkapasitas 300 motor dan 100 mobil, peron sepanjang 270 meter yang dapat mengakomodasi satu rangkaian KRL dengan 12 kereta.

Selain itu, ada fasilitas kamera pemantau Closed Circuit Television (CCTV) dan pintu tiket secara otomatis (ticketing gate), lift yang diprioritaskan bagi kalangan lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas.

Disamping itu juga ada petunjuk informasi kereta bagi penumpang, petunjuk jalur masuk dan keluar stasiun, serta denah posisi di stasiun, serta petunjuk jalur evakuasi, dan posko kesehatan.

Pengoperasian KRL Lintas Bekasi-Cikarang dan Stasiun Bekasi Timur dipastikan berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan mobilisasi masyarakat Kabupaten dan Kota Bekasi, serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan sosial.

Stasiun Bekasi Timur sendiri dibangun sejak Februari 2015 memiliki luas bangunan kurang lebih 870 meter persegi dan memiliki area parkir seluas 16 ribu meter persegi untuk 100 mobil dan 300 motor. (kub/gob)



loading...

Feeds