Ada 4 Parpol Baru, KPUD Kota Bekasi Ingatkan Hal Ini untuk Pileg 2019

SEBANYAK empat partai politik mulai bergerilya. Adalah Partai Solidaritas Indonesia, Partai Idaman, Partai Beringin Karya, dan Perindo. Mereka diproyeksikan akan ikut serta meramaikan pesta demokrasi lima tahunan di Indonesia, tidak terkecuali di Kota Bekasi.

Komisioner KPUD Kota Bekasi, Yayah Nahdiyah mengingatkan syarat sebagai kepesertaan pada pemilu tahun 2019 mendatang, agar kepengurusan Parpol tingkat Nasional harus terdaftar di seluruh Indonesia.

Sementara di tingkat Provinsi, harus memenuhi 70 persen. Sedangkan di tingkat kota/kabupaten harus 50 persen dari Kecamatan yang ada.

Data-data yang diinput oleh masing-masing DPP Parpol ini, tidak lain jumlah kepengurusan, domisili keanggotaan, pemenuhan 30 persen perempuan yang diinput melalui Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) di tingkat pusat.

“Jadi kami disini ketika menerima pendaftaran itu tidak menerima berkas. Misalnya, domisili, keterangan, itu tidak ada. Kami hanya menerima salinan foto copy KTA, E-KTP atau Surat Keterangan,” kata Yayah, Jumat (6/10/2017).

Parpol yang tidak terdata di Sipol milik KPU RI, maka tidak akan bisa terdaftar sebagai kepesertaan pemilu tahun 2019. Pengurus di tingkat kota/kabupaten pun harus didahulukan dengan mengikuti bimbingan tekhnis (Bimtek).

Bimtek sendiri adalah tindak lanjut yang telah diikuti oleh partai Politik di KPU Pusat sebagai syarat sebelum melakukan pendafataran parpol.

“Sebelum partai politik mendaftar, mereka harus mengikuti Bimtek oleh Sipol. Jadi DPP Parpol mengutus operator, untuk di Bimtek oleh KPU RI, dan nanti DPP itu mengetag lagi ke tingkat provinsi dan daerah, sehingga datanya itu terintegrasi,” jelasnya.

Pendaftaran yang dilakukan KPUD Kota Bekasi ini nantinya, hanya menghitung jumlah KTA dan E-KTP yang didaftarkan dari masing Parpol yang ada di Kota Bekasi.

“Pendaftaran itu dimulai dari tanggal 3-16 Oktober 2017. Jadi dari tanggal 1-3 Oktober, untuk pengenalan dulu. Pendaftaran kita hanya menghitung jumlah KTA dan KTP yang didaftarkan, jadi pendaftaran ini kami menerima Hard Copy saja karena yang softcopy yang melalui flashdisk itu kita dapat dari Sipol,” tandasnya. (kub/gob)



loading...

Feeds