Serem… Ada Kuburan Kecil di Kediaman Pemilik Satwa Langka di Cikarang, 6 Nisan Berjejer

Kuburan hewan yang pernah dipelihara Thomas, diantaranya ada mayat kucing, burung dan ular yang pernah ia pelihara. (Foto: Andi Saddam/GoBekasi)

Kuburan hewan yang pernah dipelihara Thomas, diantaranya ada mayat kucing, burung dan ular yang pernah ia pelihara. (Foto: Andi Saddam/GoBekasi)

THOMAS mengaku ia pecinta hewan, tak heran ia memelihara 5 hewan sekaligus di garasi kediamannya di Kampung Cabang, Desa Karangasih, Cikarang Utara. Thomas memelihara 2 buaya muara, 1 ekor elang bondol, 1 ekor lutung jawa dan 1 ekor beruk.

Empat pertama merupakan hewan yang dikategorikan dilindungi pemerintah, bahkan lutung jawa dan elang bondol masuk kategori apendiks 1 atau telah dalam jumlah ratusan di habitat endemiknya.

Saat polisi menyusuri garasi yang ia sulap menjadi penangkaran mini miliknya, terdapat 6 nisan kecil berjejer dan dibatasi pagar besi. Hal itu mengundang pertanyaan polisi, terutama Kapolres Metro  Bekasi yang hadir di lokasi.

“Ini kuburan hewan-hewan yang saya pelihara dulu. Ada kucing, burung dan ular juga,” ucapnya, Kamis (5/10/2017).

Dalam waktu dekat hewan-hewan yang dipelihara Thomas, kecuali beruk, akan diangkut pihak Badan Koordinasi Sumber Daya Alam (BKSDA) DKI Jakarta untuk ditangkar. Ia terpaksa harus berpisah dengan 2 buaya muara yang dipelihara sejak 1993, elang bondol dan lutung jawanya.

Thomas sebagai pemilik juga terancam UU  RI Nomor 51 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem dengan pidana penjara hingga 5 tahun dan denda maksimal Rp100 juta. (dam/gob)

 



loading...

Feeds