Segini Biaya Pakan Satwa Langka Milik Thomas

 Lutung Jawa piaraan Thomas di penangkaran pribadi miliknya, Kampung Cabang, Desa Karangasih, Cikarang Utara, Kamis (5/10/2017). (Foto: Andi Saddam/GoBekasi)

Lutung Jawa piaraan Thomas di penangkaran pribadi miliknya, Kampung Cabang, Desa Karangasih, Cikarang Utara, Kamis (5/10/2017). (Foto: Andi Saddam/GoBekasi)

PEMILIK satwa liar di Kampung Cabang Desa Karangasih Kecamatan Cikarang Utara Thomas mengaku biaya pakan untuk keempat satwa tersebut tidak sampai merogoh kocek hingga Rp1 juta setiap bulannya.

“Enggak. Nggak sampai segitu kok. Nggak sampai sejuta,” kata Thomas, Selasa (05/10/2017).

Thomas diketahui memelihara dua buaya muara berusia 25 tahun, satu ekor elang bondol, dan seekor lutung Jawa. Untuk buaya, setiap makan menghabiskan hingga 4 kilogram ikan mas. Jadwal makan buaya milik Thomas biasanya 3 hari sekali.

Sedangkan untuk lutung Jawa ia beri makan buah-buahan dan sayur tiap hari. Elang bondol ia beri daging ayam, namun ia tidak dapat memerinci berapa banyak tiap harinya.

“Kalau ikan mas saya mancing sendiri sama istri saya. Jadi buaya saya nggak terlalu liar karena makannya bukan daging tapi ikan,” imbuh Thomas.

Thomas terancam dijerat Undang-Undang No 50 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Hayati pasal 2 juncto pasal 3 ayat 2 karena memelihara satwa langka yang dilindungi pemerintah tanpa mengantongi izin dari pihak berwenang dengan pidana penjara maksimal 10 tahun dan denda hingga Rp 100 juta. (dam/gob)



loading...

Feeds