Bayar Tol di GT Tambun Masih Tunai?

Beredar video viral di YouTube menunjukan pengguna jalan ingin membayar tol menggunakan uang tunai. Video tersebut sudah ditonton 3028 kali. Peristiwa tersebut ternyata terjadi di gerbang tol Tambun pada 29 September 2017 lalu.

Pengguna jalan tersebut juga mempertanyakan mengapa pembayaran menggunakan e – Toll card sudah diberlakukan sebelum waktu yang ditentukan.

Hal tersebut dibenarkan oleh Humas Jasa Marga Cabang Tol Jakarta – Cikampek, Handoyono. Kata dia, sebagai pelaksana pihaknya hanya menjalankan aturan dari kementrian.

“Bahwa memang kami tidak bisa melaksanakan sosialisasi pembayaran e-Toll secara serempak. Makanya kami gunakan secara bertahap. Bertahap saja kan banyak pengguna jalan yang tidak menggunakan e-Toll. Nah apalagi serempak,” ucapnya.

“Istilahnya memang di karyawan kita itu dia kan sebagai pelaksana. Yang mana semuanya diatur oleh program pemerintah GNNT (Gerakan Nasional Non Tunai) itu kan,” tambahnya.

Kata dia, pihaknya hanya mengikuti apa yang menjadi program Pemerintah. “Program Pemerintah kan sekarang mau di elektronik semuanya dan kami harus mendukung program itu,” ucapnya.

Ia berharap supaya pengguna jalan juga ikut mendukung program yang sudah mulai diterapkan secara bertahap sejak 17 September 2017 lalu.

“Karena apa? Kesulitannya terhadap pengguna jalan itu juga. Jadi akhirnya tidak akan bisa masuk. Mau diapain juga itu nggak akan bisa masuk. Karena kami juga tidak bisa menerima uang tunai lagi di gerbang yang sudah diterapkan non tunai. Kami sudah tidak bisa,” ucapnya.

Pengguna jalan yang belum memilki e – toll card, dapat membeli kepada petugas yang menjual di gerbang tol.

Handoyono juga menjelaskan, pembayaran non tunai di Tol Jakarta-Cikampek akan kembali diterapkan di beberapa gerbang tol yang sebelumnya masih menerima pembayaran tunai.

“Beberapa gerbang non tunai, besok tanggal 5 (Oktober) juga ada. Tanggal 5 di Jatibening, Pondok Gede Barat, Timur, Cikunir 1 dan 3, Bekasi Barat, Bekasi Timur itu besok yang mengarah ke Cikampek ya. Itu semuanya dimulai elektronik, non tunai semua,” tambahnya.

Ia menyatakan, saat ini baru ada dua gerbang tol yang menyediakan isi ulang e – toll card dengan menggunakan uang tunai yaitu Bekasi Barat 1 arah Jakarta, dan Pondok Gede (Jatibening). Dan, untuk gerbang tol yang lainnya bisa melakukan pengisian ulang masih menggunakan kartu ATM.

“Saat ini, penerapannya sudah berjalan dan sebagian besar itu hampir semua bisa yang debet itu ya,. Kalau (pengisian ulang) pakai debet, sebelum Cikarang Utama. Jadi Tambun, Bekasi Timur, Bekasi Barat, Pondok Gede Timur dan Barat,” jelasnya.

Diketahui bahwa dalam video berdurasi 3 menit 18 detik itu terlihat pengguna jalan dan penjaga pintu tol berdebat terkait dengan alat pembayaran tol.

(neo/pj/gob)



loading...

Feeds