Pocong Terbang Berisi Bangkai Ayam Menepi di Muaragembong

Benda diduga santet saat ditemukan warga di Jalan Raya Desa Jayasakti, Kecamatan Muara Gembong, Rabu (20/9/2017) pagi tadi. Foto: Istimewa/Gobekasi

Benda diduga santet saat ditemukan warga di Jalan Raya Desa Jayasakti, Kecamatan Muara Gembong, Rabu (20/9/2017) pagi tadi. Foto: Istimewa/Gobekasi

Pocong terbang berisi bangkai ayam dalam kondisi termutilasi menepi di Jalan Raya Desa Jayasakti, Kecamatan Muaragembong, Rabu (20/9/2017) pagi.

Warga setempat menduga jika benda tersebut merupakan santet yang telah dikirim oleh seseorang yang tidak bertanggungjawab.

Soalnya, benda menyerupai pocong yang terbalut kain putih tersebut. selain berisi bangkai ayam hitam termutilasi, juga berisi jarum jahit, bunga-bungaan dan wewangian jenazah.

“Dugaan berat saya, ini benda untuk nyantet. Kalau untuk pesugihan, ayam persembahannya harus utuh atau hidup,” kata Syakiran (47) seorang guru yang melintas di lokasi.

Syakiran menjelaskan, benda itu mulanya utuh ditemukan oleh warga setempat dalam keadaan terbungus menyerupi pocong.

Penasaran, warga akhirnya membuka ikatan demi ikatan kain itu. Setelah dibuka, warga kaget bukan kepalang. Soalnya, isi kain tersebut adalah bangkai ayam dan peralatan mistis.

Kata Syakiran, benda menyerupai pocong itu mempunyai panjang 50 sentimeter. Aroma wewangian jenazah pun sengit melintas pada indra penciumannya.

“Barang itu diberi wewangian khas mayat, aroma nampak terasa dihidung,” tandas Syakiran. (kub/gob)



loading...

Feeds

GAMKI Tak Mau Terjebak Politik Praktis

GAMKI Tak Mau Terjebak Politik Praktis

DEWAN Pimpinan Pusat GAMKI Bidang Organisasi dan Kelembagaan, Dickson Siringo Ringo, menegaskan jika organisasinya tidak akan mendukung salah satu partai …
Warga melewati banjir setinggi 70 sentimeter, Selasa (21/11/2017). (Foto: Raiza/Radar Bekasi)

Air Banjir di Ciketing Udik Menghitam

SEPEKAN sudah banjir melanda warga di pemukiman Perumahan Pendidikan dan Kebudayaan (P&K), Ciketingudik, Kota Bekasi. Bukannya surut. Air di komplek …