DPRD Kota Bekasi: Silahkan Pemprov DKI Cari Wilayah Lain yang Mau Menampung Sampahnya

Wagub DKI Jakarta Djarot meninjau TPST Bantargebang, Kamis (4/8/2016). (Foto: Muhammad Yakub/GoBekasi)

Wagub DKI Jakarta Djarot meninjau TPST Bantargebang, Kamis (4/8/2016). (Foto: Muhammad Yakub/GoBekasi)

BAU menyengat menyebar di sekitar Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, tidak ada pengolahan yang maksimal dari Pemprov DKI Jakarta bisa berdampak buruk bagi warga sekitaran TPST Bantargebang.

Menanggapi kondisi ini, Komisi II DPRD Kota Bekasi melakukan Sidak ke TPST Bantargebang, ketika melihat secara langsung banyak pengolahan sampah yang tidak maksimal bahkan berceceran dan hanya ditumpuk-tumpuk saja

Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi Ariyanto Hendrata menerangkan, kami sangat kecewa dengan janji manis Pemprov DKI yang akan mengelola sampah secara maksimal diantaranya tingginya timbunan sampah awalnya 10 meter sekarang sudah 40 meter lebih.

“Saat mengundang Sekda DKI ke DPRD Kota Bekasi, mereka menjanjikan akan menyelesaikan timbunan sampah ini dengan teknologi modern, tapi sekarang liat aja tidak perkembangan di TPST Bantargebang ini”, ujar Ariyanto. Rabu (20/9/2017)

Lanjut Ariyanto, pada musim saat ini sudah memasuki musim kemarau, yang lebih mengerikan lagi efek timbunan sampah ini menghasilkan gas metan dan bisa memicu kebakaran serta rawan longsor

“Bisa kacau nih kalo ada terjadi kebakaran atau longsor dikarenakan sampah yang ada di Bantargebang, bisa jadi isu nasional dan kita warga Bekasi yang Kena Dampaknya”, tegas Ariyanto

“Kalo tidak serius ngurus tpst Bantargebang, kita siap beli tanah ini untuk warga kota Bekasi, dan silahkan Pemprov DKI Cari wilayah yg mau menampung sampahnya sendiri,” tutupnya. (gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …