PNS yang Kena OTT Saber Pungli Punya Istri 2 dan Sejumlah Kekayaan Ini

Tim Saber Pungli Polda Metro Jaya menggiring Staf Bidang Sosial DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) Abdul Hamid, yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT), kemarin. Petugas mengamankan sejumlah barang bukti dari tersangka. Foto: Pojokjabar

Tim Saber Pungli Polda Metro Jaya menggiring Staf Bidang Sosial DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) Abdul Hamid, yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT), kemarin. Petugas mengamankan sejumlah barang bukti dari tersangka. Foto: Pojokjabar

SALAH seorang staff di Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP)  Abdul Hamid (42) Kabupaten Bekasi, terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Satuan Tugas (Satgas) Saber Pungli Polda Metro Jaya, Senin (18/9/2017) siang.

Hasil penelusuran GoBekasi, Abdul Hamid diketahui memiliki sejumlah harta kekayaan yang tidak sedikit jika dihitung dari pendapatan seorang pegawai negeri sipil.

Rumah Abdul Hamid yang sedang proses renovasi di Cabangbungin Kabupaten Bekasi. Foto: GoBekasi

Rumah Abdul Hamid yang sedang proses renovasi di Cabangbungin Kabupaten Bekasi. Foto: GoBekasi

Abdul Hamid diketahui memiliki 2 rumah di Lenggah Jaya Cabangbungin Kabupaten Bekasi, 1 rumah terlihat sedang dalam renovasi atau dibangun.

Rumah Abdul Hamid Cabangbungin Kabupaten Bekasi. Foto: GoBekasi

Rumah Abdul Hamid Cabangbungin Kabupaten Bekasi. Foto: GoBekasi

Selain rumah terduga pelaku juga memiliki sebuah rumah makan di kawasan Karawang, dan sejumlah bidang tanah seluas 1500 meter di Kampung Batujaya Rt002, Desa Lenggahjaya, Cabangbungin Kabupaten Bekasi.  Menurut sumber terpercaya yang enggan disebutkan namanya, selain harta kekayaan, terduga pelaku diketahui memiliki 2 istri.

Tanah seluas 1500 hektar milik Abdul Hamid di Kampung Batujaya RT 002 Desa Lenggah Jaya Kabupaten Bekasi.

Tanah seluas 1500 hektar milik Abdul Hamid di Kampung Batujaya RT 002 Desa Lenggah Jaya Kabupaten Bekasi.

Sementara keluarga terduga pelaku belum bisa dikonfirmasi terkait kabar kekayaan tersebut. Seperti diketahui, Abdul Hamid tertangkap OTT dengan barang bukti berupa uang tunai daam kantong merah yang saat itu diserahkan kepada pelapor sebesar Rp 34 juta.

Petugas juga mengamankan barang bukti lain seperti, satu bundel permohonan izin lokasi PT. Visitama Realti Bekasi, atas nama pemohon Rahmat Damanhuri. satu buah handphone, satu lembar kartu PNS elektronik atas nama Abdul  Hamid  nip  197505022010011010, tiga amplop  putih dan satu unit Cpu.

Akibatnya, pelaku terancam Pasal 12 huruf e Undang undang RI No 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UndangUndang RI no 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. (lea/gob)

 



loading...

Feeds