Ini Kelebihan dan Kelemahan Jalan Raya Berbahan Baku Plastik

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri PU-Pera Basuki Hadimuljono langsung melakukan tinjauan lapangan penerapan teknologi campuran aspal menggunakan limbah plastik hasil Balitbang PU-Pera di Jalan Sultan Agung, Bekasi Barat, Sabtu (16/9/201). Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri PU-Pera Basuki Hadimuljono langsung melakukan tinjauan lapangan penerapan teknologi campuran aspal menggunakan limbah plastik hasil Balitbang PU-Pera di Jalan Sultan Agung, Bekasi Barat, Sabtu (16/9/201). Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah

 

SETELAH Bali, Kota Bekasi menjadi daerah kedua yang menjadi titik uji coba jalan berbahan baku plastik dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Bali dan Bekasi bukan satu-satunya daerah yang telah menggunakan jalan berbahan baku plastik di dunia. Sebelumnya di India,Kanada dan Belanda juga sudah menggunakan jalan dengan bahan baku campuran yang sama yaitu, aspal dan plastik.

Dari lansiran sejumlah tulisan yang dirangkum Wikipedia, berikut adalah kelebihan dan kelemahan jalan raya berbahan campuran plastik dan aspal.

Kelebihan:

  1. Jalan plastik dapat memiliki ruang berlubang yang dibangun untuk memungkinkan kemudahan pemasangan kabel, pipa penghubung, dan lain-lain.
  2. Pemanasan dan pembangkitan listrik bisa dimasukkan ke dalam jalan plastik. Pemanasan dapat mencegah jalan dari pembekuan; Ini juga bisa membantu menguap air dari permukaan.
  3. Karena plastik dilengkapi dengan berbagai sifat kimia dan fisik, jalan dapat direkayasa untuk memenuhi kebutuhan spesifik (misalnya ketahanan cuaca dan keausan)
  4. Jalan plastik bisa dibuat menjadi bagian yang saling terkait yang bisa cepat dirakit atau dibongkar. Hal ini membuat konstruksi di tempat jauh lebih cepat dan nyaman. Kesederhanaan dan kecepatan kerja jalan juga berkorelasi dengan biaya yang lebih rendah.
  5. Jalan plastik bisa dibangun dari limbah plastik — yang sebagian besar biasanya dimasukkan ke TPA, diinsinerasi, atau tercemar ke lingkungan. Pengambilan dan pembakaran plastik merupakan metode pemecahan masalah sampah plastik. Plastik di tempat pembuangan sampah bisa membasmi polutan ke tanah sekitarnya; pembakaran menghasilkan polutan gas, seperti karbon dioksida.
  6. Jalan komposit plastik-bitumen tidak perlu terutama membedakan plastik yang digunakan, sehingga meningkatkan penggunaan kembali plastik. Sebagian besar sampah plastik tidak didaur ulang karena biasanya dicampur dengan berbagai jenis plastik dan bukan plastik (misalnya label kertas) dan, sejauh ini, proses segregasi padat karya tanpa solusi mudah.
  7. Menggunakan sedikit aspal menghemat sumber daya karena beton aspal membutuhkan minyak bumi yang semakin langka.
  8. Penggunaan plastik dalam konstruksi jalan mengurangi jumlah aspal yang digunakan. Hal ini bermanfaat bagi lingkungan karena aspal bertanggung jawab atas 2% emisi karbon global.
  9. Potongan plastik modular jauh lebih mudah dikerjakan daripada aspal.
  10. Penambahan plastik di aspal dapat mengurangi viskositas campuran. Hal ini memungkinkan suhu kerja yang lebih rendah, yang menurunkan emisi VOC dan CO.
  11. Jalan komposit plastik-bitumen memiliki ketahanan aus yang lebih baik daripada jalan beton aspal standar. Mereka tidak menyerap air, memiliki fleksibilitas yang lebih baik sehingga menghasilkan lebih sedikit rutting dan kurang membutuhkan perbaikan. Permukaan jalan tetap mulus, perawatannya lebih rendah, dan menyerap suara lebih baik.
  12. Hemat biaya: menggunakan daur ulang, plastik pasca konsumen lebih murah daripada menggunakan aspal.

Kelemahan:

  1. Jalan plastik murni memerlukan penggunaan plastik yang kompatibel karena, ketika dilelehkan, plastik dari berbagai jenis mungkin terpisah-fasa dan menyebabkan kelemahan struktural, yang dapat menyebabkan kegagalan prematur.
  2. Kenakan dan robek (kerusakan jalan) dapat membuat partikel plastik berbahaya yang dapat memperburuk masalah pencemaran mikroplastik saat ini. (gob)

 

 



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kebut 22 Raperda

DPRD Kota Bekasi tengah mengebut penyelesaian 22 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) hingga akhir tahun 2017 ini. Ketua Badan Legislatif (Banleg) …
Pembangunan tribun lapangan multiguna, Bekasi Timur, Jumat (24/11/2017). (Foto M Yakub)

Stadion Mini Multiguna Mulai Digarap

PEMERINTAH Kota Bekasi kembali memulai bangun kursi penonton di Stadion Mini Multiguna, Bekasi Timur. Pantauan GoBekasi, yang terbangun hanya baru …