Pembangunan Infrastruktur TPST Bantargebang Ditunda karena Anggaran

(Ilustrasi) Alat berat tengah menyusun tumpukan sampah warga DKI di Zona V TPST Bantargebang Kota Bekasi, kemarin. (Foto: Dok/Radar Bekasi)

(Ilustrasi) Alat berat tengah menyusun tumpukan sampah warga DKI di Zona V TPST Bantargebang Kota Bekasi, kemarin. (Foto: Dok/Radar Bekasi)

PEMBANGUNAN infrastruktur Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, terpaksa ditunda lantaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum mencairkan dana kompensasi.

“Terpaksa ditunda hingga tahun depan,” kata Asisten Daerah III Kota Bekasi, Dadang Hidayat, Kamis (14/9/2017).

Dadang mengaku jika Pemerintah Kota Bekasi tidak bisa menalangi dana untuk keperluan penanggulangan kerusakan lingkungan, pemulihan lingkungan dan biaya kesehatan lingkungan.

Untuk keperluan itu, seharusnya Pemprov DKI Jakarta membayarkan sebanyak Rp 65 miliar. Namun, sampai sekarang dana kompensasi itu tak urung keluar.

Padahal, proposal dana bantuan perbaikan lingkungan atas kompensasi TPST Bantargebang sudah diserahkan sejak Mei 2017.

“Kita tidak bisa talangi karena tidak ada uang,” ujar Dadang.

Sebab, pihaknya sudah menalangi dana kompensasi bau untum 18 ribu kepala keluarga di tiga kelurahan yang belum dibayar sejak Januari 2017.

Yakni, Kelurahan Sumurbatu, Ciketing Udik dan Kelurahan Cikiwul sebanyak Rp 26 miliar yang menjadi kewajiban DKI.

“Sudah kami talangi dengan APBD Kota Bekasi. Kami harap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera mencairkan dana tersebut,” ujar Dadang.

Pemerintah Kota Bekasi juga menanti dana kompensasi TPST Bantargebang untuk pembangunan infrastruktur penunjang sebanyak Rp 318 miliar. Dana tersebut dijanjikan cair dalam waktu dekat.

Dadang menjelaskan, dari dana tersebut sekitar Rp 70 miliar akan dibagian pada 18 ribu kepala keluarga yang terdampak TPST Bantargebang. Sedangkan sisanya dialokasikan pada pembangunan fisik yang menunjang jalur lintas truk sampah DKI Jakarta. (kub/gob)



loading...

Feeds

IMG_20170918_082345

Anggota Kodim 0509 Dites Urine

DANDIM 0509 Kabupaten Bekasi berharap anggotanya tidak terlibat dalam narkoba, baik sebagai pemakai apalagi pengedar. Hal itu diungkapkannya saat tes …