Inilah Ciri-ciri Predator Seksual Anak…

SEKJEN Komnas Perlindungan Anak, Dhanang Sasongko menghimbau agar orang tua mengawasi lingkungan bermain anak. Supaya, anak tidak menjadi korban kekerasan seksual dari para predator seksual.

Ia menjelaskan, ada beberapa ciri – ciri pelaku kekerasan seksual kepada anak. Diantarnya ialah sering bermain dengan anak -anak. Kemudian, mereka juga jarang bermain dengan sebayanya.

“Sering mengiming – imingi anak dengan hadiah atau pemberian. Perilakunya menyendiri, anti sosial dan jarang bersosialisasi,” katanya.

Menurutnya, harus ada gerakan perlindungan anak sekampung untuk mencegah kekerasan seksual kepada anak yang marak terjadi belakangan.

“Termasuk warnet juga perlu ada pengawasan. Bagaimana bisa warnet isinya tisu sperma?,” katanya heran.

Sebelumnya: Pedagang Cilor Garap Bocah 9 Tahun

Selain itu, orang tua juga harus mampu berkomunikasi dengan baik kepada anaknya. Sehingga, ketika terjadi sesuatu anak bisa terbuka dengan orang tua.

“Banyak kasus sodomi korban tidak melaporkan kepada orang tua karena takut, takut diomelin, dimarahin. Orang tua harus mengingatkan kepada anak untuk mawas diri, dia punya warning, pada saat orang tua nggak ada, dia punya warning atau dia bisa teriak,” paparnya.

Menurutnya, dengan adanya peringatan seperti itu maka anak akan tercegah dari tindakan kekerasan seksual. Anak jangan sampai setres dan tidak memiliki saluran untuk menyampaikannya.

“Sekarang banyak ditemukan pelaku kekerasan seksual anak 7 tahun anak 11 tahun, melakukan hubungan dewasa. Kalau sudah terjadi begini ya susah semuanya,” imbuhnya.

(neo/pj/gob)



loading...

Feeds

Majelis Ulama Indonesia (MUI). Foto: Dok/Jpnn

10 Perwakilan MUI Datangi Kedubes AS

POLDA Metro Jaya bakal memfasilitasi pihak Majelis Ulama Indonesia (MUI) bertemu perwakilan Kedutaan Besar Amerika Serikat. Itu dilakukan Polda sekaligus …