Rahmat Effendi Tutup Pintu untuk Syaikhu

Rahmat Effendi Diminta Waspadai KMP di Pilkada 2018

Rahmat Effendi Diminta Waspadai KMP di Pilkada 2018

KABAR tentang koalisi Partai Gerindra dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk mengusung pasangan Dedi Mizwar dan Ahnad Syaikhu dalam Pilkada Provinsi Jawa Barat 2018 nenti berdampak terhadap konstalasi politik saat ini.

Terlebih lagi dengan adanya isu yang menyebutkan bahwa Ahmad Syaikhu lebih memilih kembali ikut dalam ajang pertarungan di Pilkada Kota Bekasi.

Jika benar Syaikhu kembali ke Kota Bekasi, maka banyak pihak yang berasumsi bahwa kepemimpinan PAS (Pepen dan Ahmad Syaikhu) akan berlanjut ke jilid dua.

Asumsi ini dipicu keharmonisan yang tetap ditunjukkan kedua tokoh pemimpin ini meski selama ini digosipkan bakal ‘bercerai’.

Menanggapi kabar ini, Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi, Rahmat Effendi yang sudah mendapatkan rekomendasi sebagai Calon Wali Kota Bekasi untuk Pilkada nanti, menyatakan akan tetap mematuhi keputusan partai terkait calon pendampingnya nanti.
“Kalau persoalan itu urusan partai, biarin aja mengalir,” ujar Pepen sapaan akrabnya, Rabu (13/9/2017).

Ketika ditanya mengenai Ahmad Syaikhu yang akan berpartisipasi dalam Pilkada Kota Bekasi 2018, Rahmat Effendi ‘menutup pintu’ alias menolak berpasangan lagi dengan Ahmad Syaikhu.

“Kalau misalkan pak Syaikhu menjadi wakil saya, itu tidak mungkinlah, saya berpasangan dengan beliau (Syaikhu), karena kredibilitas partai juga dipertaruhkan, masa kaya ‘ingus’ bisa masuk sesukanya,” katanya, nyeleneh.

Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPD Golkar Kota Bekasi, Maryadi mengungkapkan jika saat ini ada Tim Pengkajian tentang instruksi dari DPW Golkar Propinsi Jabar yang bertugas untuk mengkaji dan menerima masukan dari bawah dan hasil nanti akan menjadi rujukan DPD Golkar ke DPW Golkar Propinsi Jabar.

“Kondisi masing-masing daerah berbeda visi dan misinya serta persepsinya untuk itu kami akan mendengar dan mengkaji untuk menghasilkan yang terbaik,” jelas Maryadi.

Ia mengaku sudah menyimpan sejumlah nama pendamping Rahmat Effendi baik dari kalangan politis, birokrat yang sekarang ini menjadi wacana.

“Semua memiliki kriteria bagus sepanjang memiliki kesamaan dengan program yang saat ini dijalankan Pemkot Bekasi. Namun DPD Golkar akan tetap memegang hasil kajian tim,” tandasnya. (kub/gob)



loading...

Feeds

PLAFON ALFAMART

Kanopi Indomaret Kayuringin Ambruk

KANOPI di sebuah minimarket Jalan Letnan Arstad Selatan, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, ambruk. “Kejadiannya kemarin malam, pak,” singkat …
SMPN 6 Kota Bekasi Uji Coba UNBK

SMPN 6 Kota Bekasi Uji Coba UNBK

PEMERINTAH Kota Bekasi menargetkan tahun depan tingkat SMPN di Kota Bekasi sudah menerapkan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) seluruhnya. Demi …