Pemkot Bekasi Siap Bangun Underpass Bulak Kapal

(IIlustrasi) Lalu lintas di simpang bulak kapal Jalan Ir Djuanda Bekasi Timur Kota Bekasi, kemarin. Rekayasan lalu lintas yang buruk, menjadi simpang tersebut menjadi titik kemacetan disetiap harinya di Kota Bekasi. (Foto: Dokumentasi Radar Bekasi)

(IIlustrasi) Lalu lintas di simpang bulak kapal Jalan Ir Djuanda Bekasi Timur Kota Bekasi, kemarin. Rekayasan lalu lintas yang buruk, menjadi simpang tersebut menjadi titik kemacetan disetiap harinya di Kota Bekasi. (Foto: Dokumentasi Radar Bekasi)

KEPALA Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, pihaknya telah siap melakukan pembangunan Underpass Bulak Kapal

“Mestinya underpass kita sudah siap, makanya kita ingin laporkan ke pusat bahwa Kota Bekasi telah siap untuk pembangunan, karena pendanaannya bersumber dari pusat atau kementerian PUPR,” katanya.

Baca juga: Sejumlah Bangunan di Jalan Ir Juanda Dibongkar…

Ia menjelaskan, dari luas lahan yang sudah ditertibkan, yang sudah dilakukan pembayaran itu kurang lebih 4324 di Kelurahan Aren Jaya, 3792 di Kelurahan Margahayu dan 1387 meter di Kelurahan Duren Jaya.

“Kekurangannya itu di Aren Jaya ada sekitar 1000 meter, Margahayu 2300 dan Duren Jaya 600. Jadi, kurang lebih tidak sampai 4000 meter yang perlu diselesaikan dan underpass sudah bisa dilakukan pekerjaan. Kurang lebih sekitar 1,5 kilometer dengan jumlah total kebutuhannya itu sekitar 13000 meter untuk fly over dan underpass,” paparnya.

Secara umum, bidang tanah di Kelurahan Margahayu sekitar 150 bangunan dan yang belum selesai 50-an bangunan.

“Penggusuran ini bertujuan untuk mengurai kemacetan, dan langkah antisipasi double double track sekarang sudah mulai dan pertengahan oktober, atau pertengahan september itu sudah di launching KRL. Bukan hanya sampai kota bekasi tapi juga ke cikarang, makanya kalau kita tidak antisipasi dengan fly over yang melintasi antara utara dan selatan kota bekasi, ini akan menjadi salah satu potensi kemacetan baru,” jelasnya.

Menurut Tri, untuk underpass sudah hampir 100 persen rampung. Oleh karena itu, kalau sudah bongkar dan ratakan pihaknya akan laporkan ke pemerintah pusat bahwa pihaknya sudah siap.

“Karena sebetulnya, tahun 2010/2009 sudah dianggarkan, tapi karena waktu itu kita belum siap terkait penyediaan lahan. Jadi memang underpass dulu. Ini kan bagaimana lalu lintas jadi lancar, karena jalan juanda ini kan jalan nasional makanya pemerintah pusat juga yang dulu bangun fly over pasar tambun. Kita berharap, dengan kondisi ini akan ada percepatan pembangunan,” tutupnya.

(neo/pj/gob)



loading...

Feeds

Marissa Nasution. (Foto: JPNN)

Marissa Nasution Hamil?

ARTIS Marissa Nasution heboh dikabarkan sudah hamil. Kabar ini mencuat setelah perut Marissa terlihat membuncit saat melakukan foto prewedding. Terkait …
BK Porda Jabar POBSI 2 Kubu?

BK Porda Jabar POBSI 2 Kubu?

BABAK Kualikasi (BK) Pekan Olahraga Daerah (Porda) XIII, Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indoneisa (POBSI) terpecah-pecah. Pasalnya, dalam waktu bersamaan BK …