Beraksi Pakai Pistol Mainan, 2 Rampok di Mustikajaya Bonyok Dihajar Massa

Barang bukti, tersangka yang kini diamankan di Polsek Bantargebang. Foto: Humas Polsek Bantargebang

Barang bukti, tersangka yang kini diamankan di Polsek Bantargebang. Foto: Humas Polsek Bantargebang

TIGA perampok sepeda motor dengan pistol mainan di Warnet Prima Ruko Mutiara Gading RT 04/32, Kecamatam Mustikajaya,ditangkap warga, Selasa (12/09/2017).

Tersangka adalah Nurmansyah (43), Siafudin (32) dan Rosyid Firman (36), kemudian digelandang ke Mapolsek Bantargebang untuk diproses.

Kapolsek Bantargebang Komisaris Siswo mengatakan, peristiwa perampasan itu terjadi saat ketiga pelaku datang ke warnet menggunakan 2a sepeda motor.

Setibanya di sana, para pelaku langsung menodong pistol mainan ke arah pelanggan yang sedang bermain komputer. Bahkan mereka mengancam dan memaksa pelanggan yang memiliki sepeda motor untuk mengeluarkan kendaraannya.

“Keluarin yang punya motor dari tempat parkir,” ujar Siswo menirukan ucapan pelaku, Selasa (12/9/2017) kepada GoBekasi.co.id.

Takut ditembak tersangka, korban GJ (14) kemudian mengeluarkan sepeda motor milik ayahnya, Yamaha Mio GT B 3933 KFO.

Sementara korban lain, Yosef Charli (18) pasrah saat ponsel merek Xiaomi seharga Rp 2 juta dirampas tersangka. Menurut Siswo, tersangka Nurmansyah kemudian meminta GJ pulang ke rumah untuk mengambil Surat Nomor Tanda Kendaraan (STNK).

Saat GJ melaju dengan sepeda motornya sekitar 100 meter, tiba-tiba dia dikejar dan dipepet kembali oleh Nurmansyah dan Rosyid. Oleh tersangka Nurmansyah, motor diambil alih dan korban dibonceng pelaku karena tidak mengetahui alamat rumahnya.

“Saat tersangka Nurmansyah memboncengi korban, dua rekannya yang lain mengikuti dari belakang menggunakan sepeda motor,” jelasnya.

Kepala Seksi Humas Polsek Bantargebang Iptu Wasidi menambahkan, bukannya memberi petunjuk jalan pulang, korban justru mengajak tersangka berputar-putar di daerah Cibitung.

Saat itu, GJ memberikan kode ke masyarakat sekitar bahwa dia menjadi korban kejahatan tersangka. “Warga yang menerima kode dari korban itu kemudian mengejar tersangka. Mereka kemudian dibekuk tanpa perlawanan,” kata Wasidi.

Menurut dia, ketiga tersangka sempat menodong warga dengan pistol mainan. Namun saat pistol ditepis, akhirnya terungkap bahwa itu adalah mainan.

Massa yang kesal dengan ulahnya sempat memukul ketiga tersangka dengan tangan kosong hingga babak belur.  “Anggota patroli kota (patko) yang mendapt informasi dari warga langsung bergegas ke lokasi. Mereka kemudian diamankan ke kantor,” jelasnya.

Sampai saat ini, ketiga tersangka masih diperiksa penyidik untuk mengungkap sepak terjang dan daerah sasarannya.  Namun berdasarkan keterangan sementara, mereka sudah beraksi lebih dari tiga kali dengan menggunakan sepucuk pistol mainan.

“Modus operasi mereka biasanya memepet kendaraan korban sambil menodong pistol. Saat korban menyerah, mereka langsung membawa kabur motor korban,” ungkapnya.

Selain mengamankan tersangka, polisi juga menyita barang bukti berupa pistol mainan, dua unit motor tersangka dan satu unit motor korban serta enam unit ponsel diduga hasil kejahatan.

Akibat perbuatannya tersangka dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan Jo Pasal 368 KUHP tentang pemerasan dengan hukuman penjara di atas lima tahun. “Soal barang hasil curiannya di jual ke mana masih pengembangan petugas,” kata Wasidi. (kub/gob)

 



loading...

Feeds

Marissa Nasution. (Foto: JPNN)

Marissa Nasution Hamil?

ARTIS Marissa Nasution heboh dikabarkan sudah hamil. Kabar ini mencuat setelah perut Marissa terlihat membuncit saat melakukan foto prewedding. Terkait …
BK Porda Jabar POBSI 2 Kubu?

BK Porda Jabar POBSI 2 Kubu?

BABAK Kualikasi (BK) Pekan Olahraga Daerah (Porda) XIII, Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indoneisa (POBSI) terpecah-pecah. Pasalnya, dalam waktu bersamaan BK …