67 Jamaah Haji Asal Jawa Barat Wafat di Tanah Suci

(Ilustrasi) Sejumlah jamaah haji kloter pertama melambaikan tangan saat diberangkatkan menuju Bandara Soekarno Hatta di Embarkasi Haji Jakarta - Bekasi, Jumat (21/8). Sebanyak 444 jemaah haji kloter satu asal Kabupaten Tasikmalaya diberangkatkan ke Tanah Suci untuk menunaikan Ibadah Haji. Foto : Ivan Pramana Putra / GOBEKASI.co.id

(Ilustrasi) Sejumlah jamaah haji kloter pertama melambaikan tangan saat diberangkatkan menuju Bandara Soekarno Hatta di Embarkasi Haji Jakarta - Bekasi, Jumat (21/8). Sebanyak 444 jemaah haji kloter satu asal Kabupaten Tasikmalaya diberangkatkan ke Tanah Suci untuk menunaikan Ibadah Haji. Foto : Ivan Pramana Putra / GOBEKASI.co.id

JAMAAH haji asal Jawa Barat kembali ke tanah air dengan jumlah yang tak utuh. Total sebanyak 67 orang tutup usia hingga hari kelima kepulangan. Sebanyak 66 orang wafat di tanah suci. Satu orang lainnya meninggal di udara dalam penerbangan menuju Indonesia.

Demikian diungkapkan Kepala Bidang Panitia Penyelenggara Haji Indonesia (PPIH) Jawa Barat, Ajam Muajam.

Sampai dengan kemarin, sambung Ajam, PPIH Provinsi Jawa Barat telah memulangkan 12 kloter dengan jumlah jamaah haji sebanyak 7752 orang jamaah dari 27 Kota Kabupaten se – Jawa Barat.

“Untuk yang meninggal ini karena berbagai macam faktor, selain daripada orang yang lanjut usia, juga ada yang penyakit bawaan. Dan memang cuaca di Arab Saudi memang sedikit ekstrem. Jadi panasnya sampai hampir 50 derajat,” katanya.

Kata dia, jamaah haji yang meninggal dunia tersebar dari semua kloter. Sehingga ia belum bisa menyampaikan data secara rinci mengenai hal tersebut.

Dan jumlah jamaah haji yang meninggal dunia mengalami peningkatan daripada penyelenggaraan ibadah haji di Jawa Barat pada tahun sebelumnya.

“Kalau tahun sebelumnya sampai akhir pemulangan yang meninggal itu hampir 49. Sekarang baru seminggu berjalan pemulangan sudah tercatat 67 jamaah yang meninggal,” ujarnya.

Kendati demikian, kata dia, jumlah jamaah ibadah haji yang meninggal dunia bukan menjadi tolak ukur berhasil atau tidaknya pelaksanaan ibadah haji.

“Perlu diketahui bahwa banyak atau sedikitnya yang meninggal bukan indikasi bahwa keberhasilan atau ketidakberhasilan penyelenggaran haji. Karena terkait dengan takdir manusia itu sendiri,” ucapnya.

Dirinya menyatakan, berdasarkan pengamatannya pemulangan jamaah haji ini berjalan sesuai dengan harapan dan lancar atas kerjasama dari semua pihak.

“Baik kerjasama di internal PPIH sendiri, kerjasama diantara keluarga jamaah. Kerjasama ini perlu ditingkatkan, jadi kami melarang keluarga menjemput disini karena keterbatasan waktu dan keterbatasan tempat,” ucapnya.

Sejauh ini, kata dia, belum ada kendala yang mengakibatkan dengan proses kepulangan. Namun, pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin untuk meningkatkan pelayanan.

Empat kloter jamaah haji sampai di Embarkasi Haji Jakarta Bekasi kemarin, Selasa (12/9/2017) termasuk dari Kota Bekasi. Berdasarkan pantauan, suasana haru terlihat ketika mereka dijemput keluarga.

(neo/pj/gob)



loading...

Feeds

Pentas seni di SMAN 12 Bekasi, Minggu (17/12/2017). (Foto: Ist)

Pensi SMAN 12 Bekasi Meriah

SMP Negeri 12 Kota Bekasi menyuguhkan kegiatan Fun Walk dan Pensi, kegiatan bertemakan asah-kreativitas ini merupakan bentuk apresiasi pihak sekolah …
(Ilustrasi) ASN Kabupaten Bekasi kembali ke kantornya masing-masing setelah apel pagi, Senin (10/4). Jual beli jabatan di kalangan ASN kini menjadi rahasia umum. (Raiza/Radar Bekasi)

ASN Kabupaten Bekasi Dilarang Cuti karena…

DALAM rangka memaksimalkan penyerapan di Kabupaten Bekasi, Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Bekasi, Uju, akan memberikan ultimatum kepada para pemangku jabatan …
Cara Mudah Lenyapkan Bekas Jerawat

Cara Mudah Lenyapkan Bekas Jerawat

BEKAS jerawat bisa mengendap di wajah dalam berbagai bentuk, baik berupa bopeng, koreng, flek kehitaman, bahkan kulit yang menjorok ke …