Dari Rp270 Milyar, Serapan Anggaran Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Baru 30 Persen

Ilustrasi

Ilustrasi

SERAPAN anggaran Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bekasi hingga Bulan September tahun 2017 ini mencapai 30 persen dari total anggaran Rp270 Milyar yang bersumber dari APBD Kabupaten Bekasi, Provinsi dan Pemerintah Pusat.

Sekertaris Dinkes,Sry Eni mengatakan, pihaknya ingin tertib dalam penggunaan anggaran. Sebab, dinkes tidak mau ada kesalahan yang nantinya berujung ke masalah hukum.

“Anggaran di dinkesnya  mah kecil paling sebidang Rp2 milyar kalau 4 bidang baru Rp8 milyar Yang besar itu puskesmas dan lain-lainnya,” kata Eny, Senin (11/9/2017).

Ditambahkanya, besarnya anggaran untuk pelayanan kesehatan di Kabupaten Bekasi bukan hanya dalam kegiatan di Dinkes saja,sebab anggaran itu juga mencakup semua Puskesmas dan membayar iuran Badan Pelayanan Jaminan Sosial (BPJS) masyarakat miskin yang ada di Kabupaten Bekasi.

“270 milyar itu kan Dibagi kepada 44 puskesmas, Yang besar itu bayar BPJS kemarin saja Rp20 milyar,”bebernya.

Adapun terhambatnya proses penyerapan anggaran kata Eny, dikarenakan banyak pihak Puskesmas yang belum selesai dalam dokumen kegiatannya.

Dia berharap disisa waktu diakhir tahun ini semua program dinkes bisa berjalan dengan lancar.baik dalam pengadaan sarana dan prasarana atau pelayanan ke masyarakat.

Sehingga, bukan hanya penyerapan anggaran saja yang sesuai target, tetapi kata dia, yang paling penting realisasi program itu harus juga dirasakan manfaatnya bagi masyarakat kabupaten Bekasi.

“Mudah-mudahan bisa 99 persen penyerapan sampai diakhir tahun ini,” tukasnya. (lea/gob)



loading...

Feeds