3 Politisi Kota Bekasi Berniat Maju Lewat Jalur Independen di Pilkada

Pilkada Ilustrasi

Pilkada Ilustrasi

TIGA kader partai politik di Kota Bekasi berkonsultasi ke Komisi Pemilihan Umum Kota Bekasi terkait dengan pendaftaran Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi pada tahun 2018 mendatang.

Hal tersebut diungkapkan Komisioner KPU Bidang SDM dan Partisipasi Masyarakat, Nurul Sumarheni, Minggu (10/9/2017).

Nurul mengatakan, ketiga orang tersebut sudah mendatangi KPU Kota Bekasi sejak beberapa bulan yang lalu.

“Sudah ada beberapa yang konsultasi, ada yang dari parpol, ada yang sendiri. Tiga – tiganya orang parpol,” katanya usai peresmian jingle dan maskot Pilkada Kota Bekasi di Kantor KPU Kota Bekasi, Minggu (10/9/2017).

Kendati demikian, ia enggan menyebutkan nama orang yang sudah berkonsultasi terkait dengan rencana mencalonkan dari jalur perseorangan. Namun, ia menyatakan bahwa mereka berasal dari partai baru dan lama.

“Nggak enak saya (sebutkan nama), justru hanya satu yang punya kursi (di DPRD Kota Bekasi), yang lain dari parpol baru,” ujarnya.

Saat ini ia ragu apakah mereka benar mendaftarkan diri atau tidak. Karena, masih belum ada kabar lebih lanjut dari ketiga orang yang sudah berkonsultasi itu.

“Baru konsultasi, tapi sepertinya yakin mau independen. Cuma menurut saya, agak sulit dengan jumlah dukungan begitu. Yang kemarin datang teakhir abis lebaran lah,” ucapnya.

Nurul menyatakan, paslon dari jalur independen harus mengantongi 6,5 persen dukungan dari masyarakat yang tersebar di tujuh kecamatan se – Kota Bekasi. Kemudian, paslon harus menunjukan bukti dukungan dan harus ber – KTP Kota Bekasi.

(neo/pj/gob)



loading...

Feeds