Kesepian Ternyata Berbahaya bagi Kesehatan

Ilustrasi

Ilustrasi

SEMUA orang pasti pernah mengalami kesepian dari waktu ke waktu. Namun sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa kesepian bisa menjadi ancaman kesehatan yang lebih besar ketimbang epidemi obesitas.

Gagasan bahwa memiliki hubungan sosial yang lebih sedikit bisa menyebabkan kesehatan menjadi buruk bukanlah hal baru.

Namun penelitian yang dipresentasikan pada konvensi tahunan American Psychological Association, studi dua meta analisis data sebelumnya yang mencakup 218 studi, memberikan data yang lebih kuat dan menyatakan bahwa ini adalah masalah kesehatan masyarakat yang utama.

Studi meta-analisis pertama melihat hasil penelitian sebelumnya yang meneliti lebih dari 300.000 orang dan menemukan bahwa mereka yang memiliki interaksi sosial lebih tinggi mampu menurunkan risiko kematian dini sebesar 50 persen.

Data penelitian terakhir yang meneliti lebih dari 3,4 juta orang menyimpulkan bahwa isolasi sosial, termasuk hidup sendiri bisa menyebabkan risiko kematian dini meningkat dan ini memberi dampak lebih besar pada kematian dini daripada obesitas.

“Ada bukti kuat bahwa isolasi sosial dan kesepian bisa meningkatkan risiko kematian dini secara signifikan dan besarnya risiko melebihi indikator kesehatan terkemuka,” kata profesor psikologi di Universitas Brigham Young dan penulis utama, Julianne Holt-Lunstad, PhD, seperti dilansir laman Health.

“Menemukan diri Anda tidak bisa terhubung dengan orang lain bukanlah merupakan perasaan yang menyenangkan, tapi ini adalah kondisi manusia yang tak terhindarkan,” kata Dr. Galynker, MD, ketua asosiasi untuk penelitian di departemen psikiatri di Mount Sinai Beth Israel di New York City.

“Sosialisasi mengaktifkan sirkuit penghargaan Anda dan secara mental bermanfaat, jadi tidak adanya hal semacam itu membuat penarikan yang serupa dengan perasaan lapar terhadap makanan,” jelas Dr. Galynker.

Namun, sejumlah hal bisa memengaruhi seberapa sering atau dalam seseorang mengalami kesepian. Orang yang menderita depresi atau kecemasan cenderung merasa terisolasi dalam skala yang lebih besar, karena kesepian adalah keadaan pikiran.

“Seberapa sering dan seberapa dalam seseorang merasa kesepian diwarisi sampai tingkat tertentu, namun faktor lingkungan juga berperan dalam menentukan efek isolasi pada keseluruhan populasi.

Di Amerika Serikat, orang cenderung menghargai individualisme dan ketahanan diri lebih dari bagian lain di dunia ini. Pola pikir budaya ini menormalkan hidup sendiri, sementara budaya lain menghargai keluarga besar dan menghabiskan seluruh hidup mereka dengan anak-anak atau cucu mereka.

Budaya yang mengurangi nilai interaksi sosial menghasilkan sedikit orang yang berinteraksi dengan orang lain. Media sosial juga berperan.

Sementara orang tua telah terbukti mendapat manfaat dari peningkatan komunikasi melalui internet, mereka yang secara alami tertarik pada isolasi menjadi semakin kesepian dan lebih sering menggunakan media sosial.

“Mereka mengganti internet untuk kontak manusia dan lebih cenderung mengembangkan kecanduan internet,” pungkas Dr. Galynker. Cara terbaik untuk mengatasi perasaan terisolasi adalah dengan meminta pertolongan dan dukungan.(fny/jpnn/gob)



loading...

Feeds

Menteri Sosial

Menteri Sosial Kecam Nikahsirri.comm

MENTERI Sosial Khofifah Indar Parawansa mengecam keberadaan situs website nikahsirri.com. Khofifah menganggap situs nikahsirri.com berpotensi menjadi praktik pelacuran terselubung dengan modus agama. “Nikah siri …
Ilustrasi. (Foto: http://blog.oxforddictionaries.com)

Format Piala AFF 2018 Berubah

FORMAT Piala AFF 2018 mendatang dipastikan berubah. Dalam pertemuan anggota federasi sepak bola Asia Tenggara, Sabtu (23/9) di Bali, turnamen dipastikan berjalan …
Anak-anak Bikin Pizza

Anak-anak Diajak Belajar Bikin Pizza

DOMINO’S Pizza mengajak anak-anak belajar membuat dan menyajikan pizza dalam rangkaian program Domino’s Store Tour, Minggu (24/9/2017). “Program Domino’s Store …
Demokrat Belum Tentu Merapat Ke Petahana

Demokrat Belum Tentu Merapat ke Petahana

PARTAI Demokrat Kota Bekasi hingga kini masih belum membuat keputusan terkait koalisi pada Pilkada Kota Bekasi 2018 mendatang. Adanya kabar …
Ada Perbedaan, LKPJ Bupati Bekasi Palsu?

Ada Perbedaan, LKPJ Bupati Bekasi Palsu?

ADANYA perbedaan antara Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin yang dilaporkan setiap tahun dengan LKPJ Akhir …