Kerjasama dengan BNN, SMKN 5 Kota Bekasi Deklarasi Bahaya Narkoba

Pelajar SMKN 5 Kota Bekasi usai mendeklarasikan bahaya narkoba bersama dengan Badan Narkotika Nasional do halaman sekolah, Kamis (7/9/2017). Foto: Yurizka Aditya/Gobekasi

Pelajar SMKN 5 Kota Bekasi usai mendeklarasikan bahaya narkoba bersama dengan Badan Narkotika Nasional do halaman sekolah, Kamis (7/9/2017). Foto: Yurizka Aditya/Gobekasi

NARKOBA merupakan masalah sosial yang patut dituntaskan. Dampak negatifnya bukan hanya merusak pribadi orang bersangkutan, namun juga merusak lingkungan dan bangsa. Bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN), SMKN 5 Kota Bekasi mulai mendeklarasi bahaya narkoba.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Rudy Hidayat, mengaku jika SMKN 5 Kota Bekasi sudah melakukan upaya pencegahan narkoba dikalangan pelajar sejak awal penerimanan siswa baru.

” Insya Allah siswa-siswi SMKN 5 Kota Bekasi bisa bebas dari narkoba. Karna kami juga berupaya untuk terus meningkatkan prestasi anak-anak melalui dukungan kegiatan diluar KBM,” kata dia, Kamis (7/9/2017).

Tim Bimbingan dan Konseling (BP/BK) SMKN 5 Kota Bekasi pun selalu intens mengawasi setiap kegiatan siswa-siswi disekolah. Untuk itu, diharapkan siswa-siswi SMKN 5 Kota Bekasi bisa bersih dan bebas dari ancaman narkoba.

“Selain itu, SMKN 5 Kota Bekasi juga menerapkan program tadarus untuk meningkatkan ketaqwaan siswa-siswi yang biasa dilakukan pagi hari sebelum kegiatan belajar mengajar (KBM) dimulai,” ungkap Rudy

Hadir dalam acara itu, Wakil Wali Kota Bekasi Ahamad Syaikhu, dalam sambutan ia mengharapkan tidak ada pelajar di Kota Bekasi yang harus terjerat kasus narkoba. Syaikhu mengingatkan, langkah terpenting untuk memerangi narkoba adalah dengan segera melakukan antisipatif melalui penyuluhan mengenai bahaya dari menggunakan narkoba.

“Sebelum narkoba itu merusak, saya sangat berharap agar tidak ada anak-anak bangsa di Indonesia dan kusunya di Bekasi tersandung kecanduan Narkoba, karna seperti yang kita ketahui, kandungan narkoba sangat membahayakan,” pesan Syaikhu.

Syaimhu juga menghimbau, agar tidak ada pelajar  di Kota Bekasi yang tergiur dengan kenikmatan barang haram itu. Sebab, bila bila menjadi pecandu bisa menghancurkan seluruh masa depan serta mimpi-mimpi generasi muda.

“Awalnya hanya mencicipi, justru malah ketagihan dan menjadi budak narkoba. Jadi daripada penasaran dengan narkoba, lebih baik berusaha untuk menciptakan teknologi baru,” imbau dia. (dyt/gob)

 



loading...

Feeds

PLAFON ALFAMART

Kanopi Indomaret Kayuringin Ambruk

KANOPI di sebuah minimarket Jalan Letnan Arstad Selatan, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, ambruk. “Kejadiannya kemarin malam, pak,” singkat …