Leonardo DiCaprio Bakal Perankan Joker, Cocok Enggak Ya?

Leonardo DiCaprio. (Foto: Ist)

Leonardo DiCaprio. (Foto: Ist)

SEJAK Jumat malam, jagat maya heboh. The Hollywood Reporter melaporkan bahwa Warner Bros berniat mengontrak Leonardo DiCaprio untuk ambil bagian dalam film The Joker Origins.

Memerankan si Joker sendiri? Sangat mungkin. Well, jika film itu diproduseri Martin Scorsese, kita sudah bisa menduganya kan?

DiCaprio adalah muse Scorsese. Aktor kesayangannya. Sejak 2002, ada enam proyek Scorsese yang dibintangi peraih Oscar 2015 tersebut.

Yakni, Gangs of New York (2002), The Aviator (2004), The Departed (2006), Shutter Island (2010), The Wolf of The Wall Street (2013), serta film pendek The Audition (2015). Semuanya sukses, baik secara box office maupun di ajang awards.

Sejauh ini DiCaprio belum pernah membintangi film franchise. Dia juga membatasi dirinya hanya bekerja dengan sutradara papan atas dengan skenario orisinal (bukan adaptasi).

Misalnya, James Cameron di Titanic (1997), Christopher Nolan (Inception, 2010), dan Alejandro G. Inarritu (The Revenant, 2015).

Ketika berita The Hollywood Reporter itu belum mendapatkan konfirmasi dari sang aktor, sudah banyak yang kontra, bahkan sebagian fans DiCaprio sendiri. Karakter fisik adalah ganjalan utama.

Leo dianggap tak punya garis wajah keras dan tirus khas Joker. ”Secinta-cintanya aku pada Leonardo DiCaprio, aku tidak ingin dia bermain sebagai Joker,” cuit salah seorang netizen di Twitter.

Tapi, tak sedikit juga yang meyakini bahwa DiCaprio adalah aktor hebat. Peran apa pun akan oke di tangannya.

Well, jangan keburu berharap atau kecewa dulu. Sebab, belum ada tawaran resmi dari Warner Bros. kepada DiCaprio untuk peran sebagai Clown Prince of Crime.

Sumber lain bahkan menyebutkan, Scorsese belum resmi menjadi produser.

Namun, karena Warner Bros. berambisi membuat film yang berkualitas seperti The Dark Knight-nya Christopher Nolan, tidak ada yang tak mungkin.

Yang lucu, Jared Leto yang memerankan Joker di Suicide Squad (2016) tak terlalu suka dengan keputusan Warner Bros. membuat dua versi Joker. Yakni, versi Scorsese dan versi dirinya.

”Leto telah menyatakan ketidaksenangannya dengan keputusan tentang banyak (versi) Joker kepada agensinya, CAA. Agensi rival, WME, akan menggunakan kekhawatiran itu untuk menuntutnya,” tulis The Hollywood Reporter.

(Jpg/sdf/gob)



loading...

Feeds

BK Porda Jabar POBSI 2 Kubu?

BK Porda Jabar POBSI 2 Kubu?

BABAK Kualikasi (BK) Pekan Olahraga Daerah (Porda) XIII, Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indoneisa (POBSI) terpecah-pecah. Pasalnya, dalam waktu bersamaan BK …