Penjual Arang dan Tusuk Sate Raup Untung Hingga Rp400 Ribu dalam Sehari

Penjual arang dan panggangan. (Foto: M. Yakub/GoBekasi.co.id)

Penjual arang dan panggangan. (Foto: M. Yakub/GoBekasi.co.id)

 

PENJUAL arang dan panggangan dadakan marak saat hari raya Idulada 1438 Hijriah. Di wilayah Kecamatan Mustikajaya, beberap ruas jalan banyak ditemukan penjual tersebut.

Dengan bermodalkan bangku dan meja yang terbuat dari kayu, para pedagang dadakan itu dapat meraup untung Rp 400 ribu dalam sehari.

“Lumayan dagang musiman kaya gini, saat ini saja sudah untung Rp 230 ribu, bisa terus meningkat mas, soalnya kan musiman khusus hari ini saja,” kata salah satu pedagang Raja Almanda, di Jalan Mandor Demong, Kampung Babakan, Kelurahan Mustikasari, Kecamatan Mustikajaya, Jumat (1/9/2017) kepadaGoBekasi.co.id.

Perlengkapan alat pembakaran yang disediakan di lapak miliknya meliputi arang, panggangan, dan tusukan sate yang terbuat dari kayu. Untuk arang, Raja menjualnya sebesar Rp 5 ribu perbungkus.

“Kalau tusukan sate Rp 7 ribu satu ikat, sementara panggangan Rp 20 ribu mas. Saya juga jual kipasnya. Nanti kalau abis bisa penghasilan bisa sampai Rp 400-500 ribu, lumayan buat modal dagang lagi,” tandas dia. (kub/gob)



loading...

Feeds

Majelis Ulama Indonesia (MUI). Foto: Dok/Jpnn

10 Perwakilan MUI Datangi Kedubes AS

POLDA Metro Jaya bakal memfasilitasi pihak Majelis Ulama Indonesia (MUI) bertemu perwakilan Kedutaan Besar Amerika Serikat. Itu dilakukan Polda sekaligus …